Analisis Pembentukan Harga Komoditas Cabai Rawit dan Bawang Merah Pada Tingkat Eceran di Kota Ambon

The Analysis on Formation of Prices of Cayenne and Shallot Commodities at Retail Levels in Ambon City

  • Natelda R Timisela Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Jln. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka Ambon, 97233 Indonesia
  • Yuliahwati E Salampessy Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, Jln. Sultan Hairun No.1 Ambon, Indonesia
  • Yolanda M T N Apituley Jurusan Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jln. Mr. Chr. Soplanit, Poka, Teluk Ambon, Kota Ambon 97233 Indonesia
Keywords: cayenne, shallot, price, retail

Abstract

The distribution channel is one of the significant factors that influence the price formation of a commodity. This research intended to analyze several factors that affect the price formation of cayenne and shallot at the retail level in Ambon City. The data collected in this research were primary and secondary. The samples used in this research consisted of 30 respondents of each commodity (shallot and cayenne), and eight people from each marketing agency or distributors (wholesalers, distributors, and retailers). The collected data were analyzed by applying Multiple Linear Regression analysis. The result of the research depicted that factors that influenced the price formation of cayenne at the retail levels were transportation (X1), the packaging (X3), the difference between in supply and demand (X5), while that factors that influence the price formation of shallots at the retail levels were transportation (X1), the difference between in supply and demand (X5), production (X6), and substitution goods (X7).

Keywords: cayenne, shallot, price, retail

 

ABSTRAK

Saluran distribusi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pembentukan harga suatu komoditas. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor mempengaruhi pembentukan harga cabai rawit dan bawang merah ditingkat eceran di Kota Ambon. Sampel penelitian adalah pengecer komoditi bawag merah dan cabe rawit berjumlah masing-masing 30 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan harga cabai rawit di tingkat eceran adalah transportasi (X1), kemasan (X3) dan selisih pasokan dan permintaan (X5), sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan harga bawang merah di tingkat eceran adalah transportasi (X1), selisih pasokan dan permintaan (X5), produksi (X6), dan barang substitusi (X7).

Kata Kunci: bawang merah, cabai rawit, harga, eceran

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariningsih, E., dan M.K. Tentamia. 2004. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran dan Permintaan Bawang Merah di Indonesia. ICASERD. Working Paper No. 34.

BPS. 2019. Berita Resmi Statistik: Perkembangan Harga Indeks Konsumen/Inflasi. BPS

Hanafiah, A.M. dan A.M. Saefuddin. 2006. Tata Niaga Hasil Perikanan. UI–Press. Jakarta

Hidayat, F. 2013. Mengenal Gizi dan Nutrisi Bawang Merah. https://www.beritasatu.com/food-travel/99123-mengenal-gizi-dan-nutrisi-bawang-merah.html.

Palar, N., P.A. Pangemanan, dan E.G. Tangkere. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga cabai rawit dikota manado. Agri-Sosioekonomi: Jurnal Ilmiah Sosial Ekonomi Pertanian 12: 105-120.

Prastowo, N.J., T. Yanuarti, dan Y. Depari. 2008. Pengaruh distribusi dalam pembentukan harga komoditas dan implikasinya terhadap inflasi. Working paper Bank Indonesia. WP/07/2008.

Prastowo, N.J., Y. Tri, dan D. Yoni. 2011. Pengaruh Distribusi dalam Pembentukan Harga Komoditas dan Implikasinya terhadap Inflasi. Jakarta: Bank Indonesia.

Putri, R.M. 2016. Analisis Kinerja Pasar pada Pasar Induk Bawang Merah di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Skripsi. Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jember.

Ruslan, J.A. 2016. Transmisi Harga dan Perilaku Pasar Bawang Merah. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.

Sabarella, W.B. Komalasari, S. Wahyuningsih, M.D.N. Saida, M. Manurung, Sehusman, Rinawati, dan Y. Supriyati. 2019. Buletin Konsumsi Pangan. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Buletin Konsumsi 10 (1).

Salampessy, Y.E., N.R. Timisela, dan Y.M.T.N. Apituley. 2019. Saluran pemasaran cabai rawit dan bawang merah di Kota Ambon. Jurnal Agrilan 7: 255-263.

Setiadi. 2008. Bertanam Cabai. Jakarta: Penebar Swadaya. 183 hal.

Soepatini, I. Muhammad, S. Anton, dan N. Sidiq. 2017. Model Kebijakan Distribusi Bawang Merah dan Putih di Wilayah Eks Karesidenan Surakarta dengan Supply Chain Management. The 5th Urecol Proceeding. UAD, Yogyakarta.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

van Der Vorst, J.G.A.J. 2004. Supply Chain Management: Theory and Practice. In: Camps, T., P. Diederen, G.J. Hofstede, and B. Vos. (Eds.). The Emerging World of Chains & Networks. Hoofdstuk: Elsevier.

Wahyudi, H.D., Soepatini, Syamsudin, dan A. Nuryulia. 2018. Analisis Pembentukan Harga Komoditas Cabai di Surakarta. Prosiding: The National Conferences Management and Business (NCMAB) 2018 “Pemberdayaan dan Penguatan Daya Saing Bisnis Dalam Era Digitalâ€.

Yuliawati, F. 2019. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga cabai rawit di pasar Ngablak, Kabupaten Magelang. Jurnal SEPA 15: 164-171.

Published
2020-06-30
How to Cite
TimiselaN., SalampessyY., & ApituleyY. (2020). Analisis Pembentukan Harga Komoditas Cabai Rawit dan Bawang Merah Pada Tingkat Eceran di Kota Ambon. JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN, 16(1), 31-41. https://doi.org/10.30598/jbdp.2020.16.1.31