Application of Swamp Wild Plant Extracts as a Source of Botanical Insecticides Against Main Pests of Rice in Tidal Swamp Lands Acid Sulphate

  • Syaiful Asikin Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa, Jl. Kebun Karet, Lok Tabat Kotak Pos 31, Banjarbaru 70712, Indonesia
  • Eva B E Pangaribuan Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa, Jl. Kebun Karet, Lok Tabat Kotak Pos 31, Banjarbaru 70712, Indonesia
Keywords: acid sulfate tidal swamp, application, rice, swamp herbal insecticide

Abstract

Until now, efforts to control plant pests and diseases tend to partner with chemical insecticides. The continuous and unwise use of chemical insecticides will adversely affect the environment and can kill natural enemies, especially parasitoids and predators, cause pest resistance, environmental pollution, and poisoning for pets and users/consumers. To overcome them, it is necessary to find an alternative control that is environmentally friendly, namely by using plant materials as pest and disease controllers, which are called botanical pesticides/insecticides. Plants that have a function as a source of botanical insecticides include swamp wild plants ‘cambai karuk’ (Piper sarmentosum), ‘maya’ (Amarphophallus campanulatus) and ‘sungkai’ (Peronema canescens). It was found FROM this study that the extract of each of the three plant species could be used as ingredients for making botanical insecticides for controlling the main pests of rice (leaf damaging white pest and false white pest) and white rice stem borer in acid sulphate tidal swamp land. The three species of swamp plants could suppress the attack of pests that destroyed rice plants. In rice plants treated with swamp plant extract, the attack rate of leaf damaging pests was 1.65-10.25% and for white rice stem borer, it was 0.95-3.25%. This was lower than those without treatment with an attack rate of leaf damaging pests at 35.25% and rice stem borer at 25.65%. In control with chemical insecticides, the attack rate was 7.92% by leaf damaging pests and 2.45% by stem borers. The application of tested swamp plant extracts was able to significantly reduce dry grain yield loss compared to the control without insecticide/pesticide treatment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriyani, R. 2006. Usaha pengendalian pencemaran lingkungan akibat penggunaan pestisida pertanian. Jurnal Kesehatan Lingkungan 3(1): 95-106.

Ahmad, I dan Ibrahim, A. 2015. Bioaktivitas Ekstrak Metanol Dan Fraksi N-Heksana Daun Sungkai (Peronema Canescens Jack) Terhadap Larva Udang (Artemia Salina Leach). Jurnal Sains dan Kesehatan 1(3): 114-119. https://doi.org/10.25026/jsk.v1i3.27.

Aji, A., Bahri, S dan Raihan, S. 2016. Pembuatan pestisida dari daun kerinyu dengan mengunakan sabun colek dan minyak tanah sebagai bahan pencampur (active ingredients). Jurnal Teknologi Kimia Unimal 5(2): 8-18. DOI: https://doi.org/10.29103/jtku.v5i2.85.

Asikin, S. 2012. Uji efikasi ekstrak tumbuhan rawa untuk mengendalikan hama ulat grayak skala laboratorium. Jurnal Agroscientiae 19(3): 178-183.

Asikin, S dan Thamrin, M. 2007. Efektivitas ekstrak tumbuhan liar rawa terhadap hama ulat grayak dan hama penggerek batang padi putih di laboratorium. Kegiatan Hama-Penyakit. Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa. Banjarbaru. 9p.

Asikin, S. 2015. Efektivitas ekstrak tumbuhan sebagai insektisida nabati terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura F.). Jurnal Agroscientiae 22(1): 22-29.

Asikin,S. 2005. Pembuatan insektisida nabati secara sederhana. Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa. 6p.

Asmaliyah, Wati H. E. E., Utami S, Mulyadi K, Yudistira dan F. W Sari. 2010. Pengenalan Tumbuhan Penghasil Pestisida Nabati dan Pemanfaatannya Secara Tradisional. Kemenhut. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Produktifitas Hutan, Bogor.

Baehaki, S.E. 2013. Hama penggerek batang padi dan teknologi pengendalian. Jurnal IPTEK Tanaman Pangan 8(1): 1-14.

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. (2009). Deskripsi Varietas Padi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.11p.

Grainge M., S. Ahmed, W.C. Mitchell, dan J.W. Hylin. 1985. Plant Species Reportedly Possessing Pest Control Properties. An EWC/UH Database, Resources System. Institut E.W. Center, Univ. of Hawaii, Honolulu.

Hendri, J. Kusnandar, A.J. dan Astuti, E.P. 2016. Identifikasi jenis bahan aktif dan penggunaan insektisida antinyamuk serta kerentanan vektor DBD terhadap organofosfat pada tiga kota endemis DBD di Provinsi Banten. Aspirator 8(2): 77-86. DOI : 10.22435/aspirator.v8i2.4861.77-86.

Isnaini, M., Pane, E.R. dan Wiridianti, S. 2015. Pengujian beberapa jenis insektisida nabati terhadap kutu beras (Sitophilus Oryzae L). Jurnal Biota 1(1): 1-8. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/biota/article/view/379.

Jaya, K. 2017. Peran pengetahuan, locus of control dan sikap terhadap perilaku petani bawang merah dalam pengendalian hama di Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotech 8(1): 1-7. DOI: https://doi.org/10.31970/agrotech.v8i1.11.

Kardinan A. 2001. Pestisida Nabati Ramuan dan Aplikasinya. PT Penebar Swadaya. Jakarta. ISBN: 979-489-506-7.

Kudra. 1981. Dinamika Populasi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Latief, M., Tarigan, I, L., Sari., P.M dan Aurora. F.E. 2021. Aktivitas Antihiperurisemia ekstrak etanol daun sungkai (Peronema canescens Jack) pada mencit putih jantan. Jurnal Farmasi Indonesia 18(1):23-37. e-ISSN 2685-5062.

Leatemia, J.A. dan R.Y. Rumthe. 2011. Studi kerusakan akibat serangan hama pada tanaman pangan di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Propinsi Maluku. Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. Jurnal Agroforestri 4(1): 52-56. ISSN: 0125-975X.

Maspary. 2012. Mengendalikan mama putih palsu Cnaphalocrocis medinalis. http://www.gerbangpertanian.com/mengen dalikan-hama-putih-palsu.htm. Diakses Juni 2022.

Ningrum, R., Purwanti, E. dan Sukarsono. 2016. Identifikasi senyawa alkaloid dari batang karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa) sebagai bahan ajar Biologi untuk SMA Kelas X. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia 2(3):231-236.

Phanias, E.D. 2018. Makalah mata kuliah ekologi manusia: ‘Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berbasis Ramah Lingkungan Pada Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.)’. Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan Program Pascasarjana. Universitas Palangkaraya. 28p.

Ramadenti, F., Sundaryono, A dan Handayani, D, 2017. Uji Fraksi etil asetat daun Peronema canescens terhadap Plasmodium berghei pada Mus musculus. Alotrop, Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia 1(2): 89-92.

Saenong, M.S. 2016. Tumbuhan Indonesia ptensial sebagai insektisida nabati untuk mengendalikan hama kumbang bubuk jagung (Sitophilus spp.). Jurnal Litbang Pertanian 35(3): 131-142. DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jp3.v35n3.2016.p131-142.

Safirah, R., Widodo, N dan Budiyanto, M.A.K. 2016. Uji Efektifitas Insektisida Nabati Buah Crescentia Cujete Dan Bunga Syzygium Aromaticum Terhadap Mortalitas Spodoptera Litura Secara In Vitro Sebagai Sumber Belajar Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia 2(3): 265-276.

Saragih, G., Fernandez, B.R., Yunianto dan Harmileni. 2019. Pembuatan biopestisida dari ekstrak daun sirsak (Annona muricata) untuk pengendalian hama ulat api (Setothosea asigna V.Eecke) pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Jurnal Biosains 5(1): 8-13. DOI: https://doi.org/10.24114/jbio.v5i1.12331.

Suparjo. 2008. Saponin: Peran dan Pengaruhnya bagi Ternak dan Manusia. Laboratorium Makanan Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Jambi. http://jajo66.wordpress.com/2008/06/07/saponin-peran-dan-pengaruhnyabagi-ternak-dan-manusia/, Diakses Juni 2022

Tangkilisan,V.E., Salaki, C.L,. Dein, M.F. dan Meray, E.R.M. 2013. Serangan hama putih palsu Cnaphalocrosis medinalis Guenee pada tanaman padi sawah di Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Eugenia 19(3): 23-29. DOI: https://doi.org/10.35791/cocos.v5i1.4858.

Warti. 2006. Perkembangan Hama Tanaman Padi pada Tiga Sistem Budidaya Pertanian di Desa Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kabupaten Bogor. Program Studi Proteksi Tanaman. Fakultas Pertian IPB, Bogor.

Yani, A. 2013. Kearifan Lokal Penggunaan Tumbuhan Obat oleh Suku Lembak Delapan di Kabupaten Bengkulu Tengah Bengkulu. Unila. Lampung.

Published
2022-06-30
How to Cite
Asikin, S., & Pangaribuan, E. (2022). Application of Swamp Wild Plant Extracts as a Source of Botanical Insecticides Against Main Pests of Rice in Tidal Swamp Lands Acid Sulphate. JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN, 18(1), 59-66. https://doi.org/10.30598/10.30598/jbdp.2022.18.1.59