SISTEM MONITORING DISCHARGE BATERAI PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA 260WP BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)
Abstract
Abstrak Kehadiran teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan dan pemantauan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Dalam konteks penelitian ini, dilakukan eksplorasi terkait penggunaan IoT untuk mengoptimalkan penggunaan baterai dalam sistem PLTS off-grid. Dalam lingkungan yang ditandai oleh pertumbuhan populasi yang pesat dan kemajuan teknologi yang terus berlanjut, kebutuhan akan energi listrik semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengguna dalam mengelola konsumsi daya, mencegah kerusakan baterai, dan memaksimalkan umur pakai baterai dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan, khususnya energi surya. Dalam upaya ini, Internet of Things (IoT) digunakan sebagai solusi untuk memantau kinerja baterai secara efisien dan real-time.Dalam pengembangan aplikasi ini, pengguna dapat memonitor persentase kapasitas baterai secara langsung melalui aplikasi smartphone yang terhubung dengan server web dan sistem pengolah data. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menilai kapan kapasitas baterai mendekati atau mencapai batas Depth of Discharge (DoD) yang ditetapkan, yakni sebesar 20%. Informasi mengenai kapasitas baterai diperoleh melalui sensor tegangan yang berkisar antara 0 hingga 260 V. Penerapan Internet of Things (IoT) dalam pemantauan dan manajemen baterai pada sistem PLTS membawa manfaat signifikan dalam menjaga ketersediaan sumber energi listrik yang handal. Dengan demikian, sistem telemetri yang ditanamkan dalam lingkungan PLTS dapat beroperasi sebagaimana mestinya, memberikan kontribusi positif terhadap pemenuhan kebutuhan energi listrik di lapangan.
Downloads
Copyright (c) 2025 Muhammad Mainbansa Latuamury, Antoni Simanjuntak, Samy J. Litiloly

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








