Analisis Migrasi Ulang-Alik Masyarakat Hinterland Kecamatan Salahutu ke Pusat Pertumbuhan Kota Ambon
Abstract
Abstrak : Kecamatan Salahutu merupakan salah satu diantara 3 Kecamatan dari Kabupaten Maluku Tengah yang berbatasan langsung dengan Kota Ambon bahkan berada pada satu pulau. Kurangnya sumber-sumber kehidupan, sempitnya lahan pekerjaan, rendahnya upah kerja, adanya harapan memperbaiki kehidupan, kesempatan untuk memasuki lapangan pekerjaan yang lebih baik, adanya ajakan dari orang lain, fasilitas publik dan fasilitas hiburan yang kurang memadai serta sarana ekonomi yang kurang efisien di Kecamatan Salahutu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik masyarakat dan faktor paling yang mempengaruhi masyarakat dalam melakukan migrasi ulang-alik (commuting) di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian adalah (1) karakteristik masyarakat dalam melakukan migrasi yaitu jenis kelamin laki-laki (55%), usia 26-45 tahun (44%), status pernikahan (belum menikah 54%), pendidikan (SMA/sederajat 50%), pekerjaan (PNS/TNI/POLRI 26%), pendapatan (Rp. 2.000.000-4.000.000 40%), status kepemilikan rumah (rumah milik keluarga 72%), dan jumlah anggota keluarga (3-5 orang 55%). (2) dari ke13 variabel X yang di teliti terdapat 9 yang berpengaruh dan 4 yang tidak berpengaruh. Faktor paling dominan yang mempengaruhi masyarakat dalam melakukan migrasi ulang-alik (commuting) adalah variable X10 (pendidikan dan pekerjaan yang lebih baik).
Downloads
Copyright (c) 2024 Mohammad Busra Salampessy, Pieter Th. Berhitu, Wa Ode Sitti J. Aswad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








