KARAKTERISTIK KEKUATAN IMPACT KOMPOSIT SERAT PELEPAH PISANG (MUSA PARADISIACA) YANG DIPERKUAT MATRIKS EPOXY
Abstract
Abstrak Material komposit dengan filler serat alam mulai banyak dikenal dalam industri manufaktur. Material yang ramah lingkungan, mampu didaur ulang, serta mampu dihancurkan sendiri oleh alam merupakan tuntutan teknologi sekarang ini. Pelepah pisang adalah limbah hasil pengolahan buah pisang yang berlimpah di daerah Maluku dan belum digunakan secara optimal. Material ini dapat dimanfaatkan untuk pembuatan komposit, menggunakan resin Epoxy sebagai matriksnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan nilai impak dari variasi fraksi sesuai dengan aplikasi yang diinginkan. Penelitian menggunakan metode Hands Lay Up dalam pembuatan komposit dengan menggunakan Serat Pelepah Pisang: Epoxy, dengan variasi fraksi volume 10% : 90%, 20% : 80%, 30% :70%, 40% : 60%, 50% : 50%. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Kekuatan Impak. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terjadi kenaikan kekuatan impak seiring penambahan fraksi volume, dimana Energi serap dan Harga Impak tertinggi pada komposit dengan fraksi volume 50% : 50%, yaitu sebesar 1,31 J, sedangkan Energi Serap terendah pada komposit dengan fraksi volume 10% : 90% yaitu 0,64 J, Harga Impak rata – rata tertinggi pada komposit dengan fraksi volume 50% : 50% yaitu sebesar 0,16 J/mm3, sedangkan Harga Impak terendah pada komposit dengan fraksi volume 10% : 90%, yaitu sebesar 0,8 J/mm2
Downloads
Copyright (c) 2024 Yongky Thenu, Arthur Y Leiwakabessy, Benjamin G Tentua

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








