CLUSTERING KAWASAN PEMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON ( Studi Kasus: Kelurahan Uritetu rt.002- rw.002 dan Kelurahan Rijali rt.001-rw.002 )

  • Jarfina Jarfina
  • Pieter Th. Berhitu
  • Willem D. Nanlohy
Keywords: Permukiman Kumuh, Karakteristik, Cluster

Abstract

Abstrak: Tingginya laju pertumbuhan penduduk di Kecamatan Sirimau menyebabkan kebutuhan akan rumah juga meningkat. Akan tetapi, kebutuhan tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan maupun tempat tinggal yang terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan menengah kebawah. Kondisi tersebut memicu munculnya permukiman kumuh, yangbtersebar di Kecamatan Sirimau Secara umum dampak yang di timbulkan dari

adanya kawasan permukiman kumuh berpengaruh terhadap kondisi penghuni,

hunian, dan sarana prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan

permukiman kumuh berdasarkan kemiripan karakteristiknya. Metode

penelitian kuantitatif deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang

menggunakan angka. Pendekatan kualitatif deskriptif, kualitatif penelitian

tentang riset yang bersifat deskriptif cenderung menjelaskan fenomena atau

karakteristik individu, situasi atau kelompok tertentu secara akurat. Dan teknik

analisis data kuantitatif dan analisis cluster. Berdasarkan analisis yang

dilakukan dapat ditarik kesimpulan mengenai clustering permukiman kumuh

di Kecamatan Sirimau bahwa pada Kelurahan Uritetu rt.002-rw00.2 cluster 1

karakteristik permukiman kumuh sedang dan Kelurahan Rijali rt.001-rw.002

cluster 2 karakteristik permukiman kumuh ringan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-20