ANALISIS AKSESIBILITAS TRANSPORTASI LAUT DALAM MENUNJANG PENGEMBANGAN PARIWISATA BENTENG DUURSTEDE SAPARUA
Abstract
Abstrak Aksesibilitas menggambarkan kemudahan untuk mencapai tujuan. Daerah
penelitian berada pada setiap jaringan transportasi laut yang menjadi akses menuju
pulau Saparua dari kapal cepat, speedboat dan pelabuhan penyebrangan ferri untuk
menuju Benteng Duurstede Kecamatan Saparua. Pengembangan pariwisata di
Benteng Duurstede Saparua merupakan salah satu wisata sejarah yang menjadi daya
tarik tersendiri untuk menarik wisatawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat
aksesibilitas transportasi laut untuk menunjang pengembangan pariwisata di Benteng
Duurstede Saparua. Data penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang akan
diamati dilapangan dengan spesifik secara mendalam dan kuantitatif untuk melihat
jarak, waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk menuju pulau Saparua. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei Statis dan metode survei Dinamis
untuk mengamati jarak pada setiap transportasi laut dan waktu perjalanan pada suatu
rute. Hasil penelitian ini yang diperoleh tingkat aksesibilitas menuju pulau Saparua,
untuk transportasi laut menyatakan bahwa terdapat perbedaan antara jarak, dan waktu
transportasi angkutan laut, dapat di lihat dari kecepatan rata-rata pada masing-masing
kapal capat, kapal ferri maupun speedboat dan arah pengembangan untuk objek
wisata Benteng Duurstede di pulau Saparua tinggkat aksesibilitasnya sangat
mendukung dapat terintegrasi dengan akses yang mudah di jangkau dan prasarana di
sekitar benteng yang cukup memadai untuk menarik wisatawan
Downloads
Copyright (c) 2024 Syarifah Samirah Asyatry, Stevianus Titaley, Aryanto Boreel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








