ANALISIS KESESUAIAN LAHAN BAMBU DI SEMPADAN SUNGAI WAE ELA UNTUK MITIGASI BANJIR
Abstract
Mitigasi banjir adalah tantangan utama yang dihadapi oleh banyak daerah di Indonesia, termasuk Negeri Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Banjir yang sering terjadi menyebabkan kerugian ekonomi, kerusakan lingkungan, dan mengancam keselamatan masyarakat setempat. Strategi mitigasi non struktural, seperti penggunaan vegetasi bambu, menawarkan solusi alami dan berkelanjutan untuk mengurangi risiko banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik satuan lahan dan kesesuaian lahan di sempadan sungai Wae Ela, Negeri Negeri Lima, yang berpotensi untuk penanaman tanaman bambu sebagai upaya pengurangan resiko banjir, menganalisis tingkat kesesuaian lahan untuk penanaman tanaman bambu di sempadan sungai Wae Ela, Negeri Negeri Lima dalam upaya pengurangan resiko bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan menggunakan analisis spasial menggunakan Geographic Information System (GIS) dan analisis kesesuaian lahan menurut (FAO,2007). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sangat disarankan untuk menanam bambu di Negeri Negeri Lima di lahan yang termasuk dalam kategori "Sesuai" dan "Sangat Sesuai", yang mencakup sekitar 25.28 hektar (68.34 persen dari total luas lahan Sesuai" dan "Sangat Sesuai). Ini akan memaksimalkan potensi bambu sebagai tanaman yang berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan pengendalian banjir.
Downloads
Copyright (c) 2025 Hafidzha V. L. Sangadji, Pieter Th. Berhitu, Rifyan Ruman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








