INDIKATOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT NEGERI WAAI TERHADAP BENCANA GEMPABUMI

  • Helena C. Saquarella 082141676561
  • W. D. Nanlohy
  • Hertine Magiestri Kesaulya
Keywords: Bencana, Gempabumi, Kesiapsiagaan, Masyarakat, Negeri Waai

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan gempa tertinggi di dunia karena berada di pertemuan beberapa lempeng aktif, termasuk wilayah Kepulauan Maluku. Kota Ambon dan sekitarnya, termasuk Negeri Waai, berada pada zona sesar aktif yang rawan gempabumi. Gempa besar tahun 2019 berkekuatan 6,5 SR menyebabkan korban jiwa, kerusakan rumah, dan pengungsian warga. Kondisi ini menunjukkan rendahnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Kesiapsiagaan penting dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana melalui peningkatan pengetahuan, kebijakan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, serta mobilisasi sumber daya. Namun, sebagian besar indikator ini belum optimal di Negeri Waai Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat Negeri Waai terhadap bencana gempabumi. Sebagaimana diketahui salah satu contoh gempabumi yang terjadi di Pulau Ambon dan sekitarnya pada tahun 2019 dengan 6,5 SR dan Negeri Waai, salah satu desa di Kabupaten Maluku Tengah yang terkena dampak. Oleh karena itu, perlu diketahui indikator apa saja yang mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat sehingga mampu menanggapi situasi bencana secara cepat dan tepat guna untuk mengurangi kerugian maupun korban jiwa. Menurut LIPI-UNESCO/ISDR (2006:31) terdapat 5 faktor yang telah disepakati sebagai indikator untuk mengukur kesiapsiagaan masyarakat yaitu Pengetahuan dam sikap, Kebijakan dan panduan, Rencana tanggap darurat, Sistem peringatan, dan Mobilisasi Sumber Daya. Penelitian ini dilaksanakan di Negeri Waai Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode teknik probability sampling jenis proportionate random sampling dengan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 responden. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Kemudian penelitian ini dianalisis menggunakan analisis indeks kesiapsiaagaan. Hasil penelitian menunjukkan indikator-indikator yang mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat Negeri Waai terhadap bencana gempabumi antara lain oleh indikator pengetahuan dan sikap, kebijakan dan panduan, dan rencana tanggap darurat, sementara penguatan pada indikator sistem peringatan dan mobilisasi sumber daya menjadi kebutuhan mendesak agar kesiapsiagaan dapat lebih efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-20