ANALISIS MEKANISME PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS: BTN PASSO INDAH)
Abstract
Peneliatian ini menganalisis sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di BTN Passo Indah melalui peran Bank Sampah Ambon Hijau-Green Moluccas. Hasil observasi menunjukan dua pola perilaku berbeda antara nasabah dan non-nasabah bank sampah. Nasabah aktif memilah sampah bernilai ekonomi seperti botol, plastik, kertas, kardus menggunakan karung atau tas khusus dengan rata-rata pengumpulan 2-3 karung/minggu untuk ditabung di bank sampah. Sementara sampah organik dibuang ke TPS menggunakan kantong plastik. Seblaiknya, non-nasabah cenderung membuang sampah campuran ke TPS, meskipun sebagian telah memilah sampah bernilai ekonomi untuk dijual ke pengepul atau didonasikan. BSAH beroperasi dengan sistem tabungan sampah melalui tiga kategori nasabah yaitu anak, umum, korporat dan mengelola 75% sampah anorganik serta 25% organik. Mekanisme pengelolaan meliputi pemilahan oleh nasabah, penimbangan dan pencatatan tabungan, daur ulang sampah anorganik menjadi produk seperti ecobrick, serta pengomposan sampah organik selama 1-2 tahun mengunakan mesin pencacah dan ayak. BSAH menjalin kemitraan dengan vendor untuk penjualan sampah terpilah dengan harga bervariasi berdasarkan jenis material. Meskipun BSAH aktif menyelenggarakan pelatihan daur ulang, minat masyarakat terhadap pengolahan mandiri masih rendah karena keterbatasan waktu dan prioritas ekonomi. Namun, kondisi lingukungan BTN Passo Indah tergolong bersih dengan minim sampah berserakan, menunjukan efektivitas model pengelolaan sampah yang melibatkan bahwa pendekatan ekonomi sirkular berbasis komunitas dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sampah perkotaan.
Downloads
Copyright (c) 2025 Nazwa Tania Sukardy, Stevianus Titaley, Wa Ode Sitti Jurianti Aswad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








