PERBANDINGAN PENGGUNAAN SOLAR CHARGE CONTROLLER JENIS PWM DAN MPPT DALAM SISTEM TENAGA SURYA
Abstract
Penelitian ini didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi sistem tenaga listrik berbasis tenaga surya. Solar charge controller, khususnya tipe PWM dan MPPT, memainkan peran kunci dalam mengoptimalkan pengisian baterai dari modul surya. Dalam penelitian ini, pemahaman mendalam tentang perbedaan kinerja antara keduanya menjadi esensial. Dengan pertumbuhan teknologi energi terbarukan yang begitu pesat, pemilihan yang tepat antara PWM dan MPPT dapat berdampak signifikan pada produktivitas dan keberlanjutan sistem. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan landasan ilmiah yang kuat bagi keputusan desain dan implementasi sistem tenaga listrik berbasis tenaga surya yang lebih efisien. Metode eksperimental digunakan untuk mengumpulkan data yang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang perbandingan keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi modul surya dengan menggunakan SCC MPPT lebih tinggi dibanding SCC PWM. Dari hasil pengukuran selama 4 hari, terdapat efisiensi tertinggi pada hari keempat yaitu dengan menggunakan SCC MPPT 15,55% sedangkan dengan SCC PWM sebesar 15,30%. Tegangan maksimum baterai di hari pertama menggunakan SCC MPPT 12,32V sedangkan SCC PWM 12,28V, hari kedua menggunakan SCC MPPT 12,48V sedangkan SCC PWM 12,46V, hari ketiga menggunakan SCC MPPT 12,65V sedangkan SCC PWM 12,64V dan hari keempat menggunakan SCC MPPT 12,49V sedangkan SCC PWM 12,47V
Downloads
Copyright (c) 2025 Reji Christo Samuel Litiloly, Antoni Simanjuntak, W. M. E. Wattimena

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








