PENGARUH VARIASI KOMPOSISI KOMPOSIT AMPAS EMPULUR SAGU TERHADAP KOEFISIEN ABSORBSI KEBISINGAN SEBAGAI BAHAN PENGGANTI PAPAN PEREDAM AKUSTIK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi komposit ampas empulur sagu terhadap koefisien absorpsi kebisingan, untuk mengetahui potensi penggunaannya sebagai bahan pengganti papan akustik yang ramah lingkungan. Ampas empulur sagu digunakan sebagai bahan penguat (filler) yang dicampur dengan resin polyester sebagai matriks, dengan variasi fraksi volume 10%:90%, 20%:80%, 30%:70%, dan 40%:60%. Pengujian dilakukan menggunakan metode tabung impedansi pada frekuensi 1600 Hz untuk mengetahui nilai koefisien absorpsi suara masing-masing komposisi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin besar fraksi volume filler, semakin tinggi nilai koefisien absorpsi yang dihasilkan. Komposisi 40:60 menghasilkan nilai koefisien absorpsi tertinggi sebesar 0,45, sedangkan komposisi 10%:90% menghasilkan nilai terendah sebesar 0,12. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume pada ampas empulur sagu dalam komposit secara signifikan meningkatkan kemampuan material untuk meredam suara, maka pemilihan komposisi matriks dan filler menjadi faktor kunci dalam rekayasa material sebagai peredam suara yang efektif. Dengan demikian, komposit ampas empulur sagu berpotensi sebagai alternatif material akustik yang efektif dan berkelanjutan.
Downloads
Copyright (c) 2025 H. D. Kilian, A. Y. Leiwakabessy, W. M. E. Wattimena

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








