ANALISIS GETARAN LATERAL PADA POROS PROPELLER BERBAHAN DASAR STAINLESS STEEL 316L

  • Saul Brian Litualy
  • Novitha Thenu
  • Gertruida Norimarna
Keywords: Getaran lateral, Frekuensi natural, Putaran kritis

Abstract

KN. Ular Laut 405 adalah salah satu jenis kapal patroli yang dimiliki oleh
Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), yang beroperasi di wilayah
zona timur Indonesia. Kecepatan maksimal dirancang 22 knot untuk kapal ini dengan
putaran mesin 2300 rpm. Kapal ini dalam pengoperasiannya, mengalami getaran
berlebih ketika putaran mesin induk mencapai 1800 rpm. Diduga sumber getaran
terbesar berasal dari poros propeller. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai
frekuensi natural dan putaran kritis pada poros propeller, pengaruh variasi rasio
gearbox terhadap nilai putaran kritis pada poros propeller serta mengetahui tingkat
getaran lateral yang terjadi pada poros propeler dengan menggunakan bantuan
perangkat lunak Ansys® Workbench 18.0. Penelitian ini, melakukan simulasi getaran
lateral pada poros baling-baling dengan tahapan–tahapan pengumpulan data lapangan
seperti data kapal, data manual book mesin induk, data propulsi kapal, tahap
pembuatan model berdasarkan bentuk dan ukuran sebenarnya, tahap selanjutnya
melakukan simulasi metode elemen hingga (FEM) untuk mengetahui nilai frekuensi
natural poros propeller kapal. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa:
frekuensi natural yang dimiliki oleh poros propeller pada 5 mode pertama antara lain :
104,18 Hertz; 104,21 Hertz; 207,05 Hertz; 207,17 Hertz; dan 283,12 Hertz., putaran
kritis yang dimiliki berdasarkan 5 mode pertama frekuensi natural poros propeller
dengan rasio gearbox sebenarnya (1:2,5) adalah 2500,32 RPM; 2501,04 RPM; 4969,2
RPM; 4972,08 RPM; dan 6794,88 RPM. Berdasarkan hasil analisa maka 1800 RPM
bukan merupakan putaran kritis pada poros propeler. Namun, jika 1800 RPM menjadi
putaran kritis pada poros propeller, maka rasio gearbox adalah 1:3,472.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-05-09