ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH WARGA DESA PULAU RHUN KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH
Abstract
Keberadaan Pulau Rhun dengan karakteristik sebagai pulau kecil memiliki
kendala atas tersedianya sumberdaya air yang sedikit. Minimnya penyediaan sarana
air bersih didesa sehingga masyarakat dalam menggunakan air bersih bagi kebutuhan
setiap hari hanya bersumber dari air hujan yang digunakan untuk air minum.
Penelitian ini bertjuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih di Desa Pulau Rhun,
menghitung kebutuhan air bersih berdasarkan peningkatan jumlah penduduk sampai
20 tahun yang akan datang. Untuk menjawab tujuan penelitian ini digunakan analisa
Kebutuhan Air Bersih Dan Analisa Proyeksi Jumlah Penduduk. Berdasarkan hasil
perhitungan air bersih ratarata pada tahun 2043 adalah 3.894 lt/hari. Tersedianya air
yang ditampung pada musim penghujan pada bak penampung akan selaman ini
dianggap tidak cukup karena hanya memenuhi kebutuhan sampai 3-5 bulan kedepan
dan menunggu musim hujan selanjutnya oleh karenanya Masyarakat sampai saat ini
masih menggunakan bantuan air payau yang tersedia pada sumur-sumur di dekat
Pantai yang digunakan seperlunya selain air minum.Masyarakat Desa Pulau Rhun
sampai saat ini hanya mengandalkan air hujan untuk air bersih yang ditampung dalam
bak penampung di setiap rumah di pulau ini dengan ukuran bervariatif dan untuk
menghemat air bersih atau air hujan tersebut masyarakat masih menggunakan air
payau yang bersumber dari sumur galian yang tersebar di pemukiman sekitar pantai.
Downloads
Copyright (c) 2026 Dewi Apriliah M. Djamal, Stevianus Titaley, Rafael M. Osok

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








