OPTIMASI PENJADWALAN KULIAH PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Abstract
Penjadwalan kuliah merupakan permasalahan yang kompleks dalam dunia akademik karena melibatkan banyak variabel seperti waktu, dosen, ruang, dan mata kuliah. Proses penjadwalan secara manual sering kali menyebabkan bentrokan jadwal, ketidakseimbangan alokasi kelas, dan penggunaan ruang yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penjadwalan kuliah menggunakan algoritma genetika guna menghasilkan jadwal yang efisien dan dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma genetika, yang dirancang untuk menyusun jadwal kuliah dengan memperhitungkan kendala keras (hard constraints) dan kendala lunak (soft constraints). Kendala keras mencakup penghindaran bentrokan jadwal bagi mahasiswa dan dosen serta penyesuaian jadwal dengan slot waktu yang telah ditentukan. Sementara itu, kendala lunak meliputi kesesuaian ruangan untuk mata kuliah teori dan praktik serta pemerataan jadwal mahasiswa agar tidak ada hari yang terlalu padat. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan nilai fitness, jumlah bentrokan, serta waktu komputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan ke-4 dengan pengujian ke-3 menghasilkan solusi optimal, dengan 21 bentrokan, nilai fitness maksimal 0.045454545, dan waktu komputasi 33.14 menit. Algoritma genetika terbukti mampu mengurangi konflik jadwal dan meningkatkan efisiensi proses penjadwalan. Dengan demikian, metode ini dapat digunakan sebagai solusi yang efektif dalam penjadwalan kuliah.
Downloads
References
Abdelhalim, Esraa A., and El Khayat, Ghada A. (2016). A Utilization-based Genetic Algorithm for Solving the University Timetabling Problem (UGA). Alexandria Engineering Journal, 55(2) pp. 1395-1409. https://doi.org/10.1016/j.aej.2016.02.017
Burke, E., Jackson, K., Kingston, J. H., & Weare, R. (1997). Automated University Timetabling: The State of the Art. The Computer Journal, 40(9), 565–571. https://doi.org/10.1093/comjnl/40.9.565.
Holland, John H., Langton, Christopher, and Wilson, Stewart W. (1975). Adaptation in Natural and Artificial Systems: An Introductory Analysis with Applications to Biology, Control, and Artificial Intelligence, MIT Press/ Bradford Books edition.
Kahar, M N Mohmad, and Kendall, G. (2015). A great deluge algorithm for a real-world examination timetabling problem. Journal of the Operational Research Society, 66(1). pp. 116-133. https://doi.org/10.1057/jors.2012.169
Mone, F. dan Simarmata, J. E. Aplikasi (2021). Algoritma Genetika dalam Penjadwalan Mata Kuliah, BAREKENG: J. Il. Mat. & Ter., 15(04), pp. 615-628. https://doi.org/10.30598/barekengvol15iss4pp615-628
Nasution, M., Utomo, P. E., & Iftita, H. (2025). Analisis Implementasi Algoritma Genetika pada Penjadwalan Mata Kuliah. Algoritme Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 6(1), 73-87. https://doi.org/https://doi.org/10.35957/algoritme.v6i1.11139
Copyright (c) 2025 Joya Saddani Makaneneng, Billy J. Camerling, Mentari Rasyid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di Jurnal i-TABAOS menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama dari karya yang dilisensikan secara bersamaan kepada Jurnal i-TABAOS, di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepemilikan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
Baca lebih lanjut tentang Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

