ANALISIS POTENSI DEMAND ANGKUTAN PENYEBERANGAN RUTE TULEHU-MASOHI

  • Faddil Lutfian Sangadji Program Studi Teknik Industri Universitas Pattimura
  • Hanok Mandaku Program Studi Teknik Transportasi Laut Universitas Pattimura
  • Richard A. de Fretes Program Studi Teknik Industri Universitas Pattimura
Keywords: Stated Preference, Regresi Linear Berganda, Regresi Linear Binomial, Angkutan penyeberangan

Abstract

Penelitian ini menganalisis karakteristik penumpang dan faktor yang memengaruhi pemilihan moda angkutan penyeberangan pada rute Tulehu–Masohi. Data diperoleh dari 100 responden melalui kuesioner stated preference dan diolah menggunakan regresi linier berganda serta regresi logistik binomial. Variabel yang diteliti adalah intensitas perjalanan (Y), tarif jasa (X1), dan waktu tempuh (X2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif dan waktu tempuh berpengaruh signifikan terhadap pemilihan moda. Model persamaan yang diperoleh adalah Y = 0,452 - 0,101 X1 - 2,022 X2 dengan proporsi 33,9% untuk KM CL 99 B dan 66,4% untuk KM Baru. Perbedaan hasil antara regresi dan uji pilihan terjadi karena uji pilihan menekankan preferensi subjektif penumpang, sementara regresi lebih objektif berdasarkan hubungan variabel. Secara umum, moda KM CL 99 B memiliki probabilitas lebih tinggi dipilih dibandingkan KM Baru. Untuk meningkatkan minat pada KM Baru, strategi yang dapat dilakukan adalah menurunkan biaya perjalanan atau memperpendek waktu tempuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fitriani, E. (2011). Analisis Penetapan Tarif Disesuaikan dengan Ekspetasi Penumpang Terhadap Pelayanan Kapal RoRo Lintas Merak-Bakauheni [Tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia. https://www.academia.edu/29519877/Analisis_penetapan

Indonesia. (2001 & 2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan. Pemerintah Republik Indonesia.

Lestari, F., Purba, A., & Zakaria, A. (2018). Komparasi Pembangunan Kereta Cepat di Indonesia dengan Kereta Cepat di Negara Lain dari Sudut Pandang Ekonomi. Porosiding Semnas SINTA FT UNILA, 1(1), 266-272. http://repository.lppm.unila.ac.id/10964/

Mandaku, H. (2010). Analisis Kebutuhan Transportasi Penyeberangan Pada Lintasan Waipirit-Hunimua. Jurnal ARIKA, 4(2), 135-142. https://ejournal.unpatti.ac.id/ppr_paperinfo_lnk.php?id=124

Nasution, H. M. (1996). Manajemen Transportasi. Bogor: Ghalia Indonesia. https://id.scribd.com/doc/233654884/M-nur-NASUTION-Manajemen-Transportasi

Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito. https://inlislite.ipdn.ac.id/opac/detail-opac?id=3464

Ningsih, S., & Dukalang, H. (2019). Penerapan Metode Suksesif Interval pada Analsis Regresi Linear Berganda. Jambura Journal of Mathematics. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjom/article/view/1742/0

Palilu, R. (2018). Peran Infrastruktur Transportasi dalam Meningkatkan Konektivitas Wilayah di Maluku. Jurnal Transportasi Maritim, 12(2), 45-58.

Rustam. (2014). Poros Maritim Dunia dan Implikasinya bagi Indonesia. Jakarta: Penerbit XYZ.

Ticoalu, A. A., Karamoy, H., & Massie, R. G. (2020). Perbandingan Pemilihan Moda Transportasi Laut Perahu Taksi dan Kapal Ferri (Studi Kasus : Bitung-Lembeh). Jurnal Sipil Statik, 8(6), 529-538. https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/jss/article/view/29977

Published
2026-02-28
How to Cite
Sangadji, F. L., Mandaku, H., & de Fretes, R. A. (2026). ANALISIS POTENSI DEMAND ANGKUTAN PENYEBERANGAN RUTE TULEHU-MASOHI. I Tabaos, 6(1), 9-18. https://doi.org/10.30598/i-tabaos.2026.6.1.9-18
Section
Articles