PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN TERAPAN METODE SCAFFOLDING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP

  • Nurlina Ariani Hrp Universitas Labuhanbatu
  • Panggih Nur Adi Universitas Labuhanbatu
Keywords: motivasi, pemecahan masalah, scaffolding, quantum teaching

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching dengan terapan metode scaffolding terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Torgamba Sumatera Utara. Penelitian dilakukan berdasarkan karena rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar matematika siswa pada siswa kelas VII di sekolah tersebut. Penelitian menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching yang diterapkan dengan metode scaffolding. Model pembelajaran Quantum Teaching merupakan cara baru yang memudahkan proses belajar, yang memadukan unsur seni dan pencapaian terarah untuk segala mata pelajaran dengan menggabungkan keistimewaan-keistimewaan belajar menuju bentuk perencanaan pengajaran yang akan meningkatkan prestasi siswa. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen jenis eksperimen semu dengan bentuk desain yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dengan sampel 2 kelas sebagai kelas ekperimen dan kontrol dengan jumlah masing-masing 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan angket kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif dan inferensial. Teknik statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data nilai rata-rata (mean), median, modus, standar deviasi dan kecenderungan data. Teknik statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian, dimana teknik inferensial yang akan digunakan adalah teknik analisis varian dua jalur (disain faktorial 2x2) pada taraf signifikansi 5%. Hasil pengujian statistik untuk data kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol dengan menggunakan uji t sebagai uji hipotesis, yaitu hasil t hitung > t tabel dimana t hitung = 1,43 dan t tabel =1,03 dengan taraf signifikansi 5%. Sedangkan untuk data motivasi belajar pada taraf signifikansi α=0,05 diperoleh thitung sebesar 5,83 dengan nilai signifikansi 0,000 sedangkan ttabel sebesar 4,42. Karena thitung > ttabel (5,83 > 4,42) dan signifikansi < 0,05 (0,000< 0,05) sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model quantum teaching terapan metode scaffolding terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar matematika siswa

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bikmaz, F.H, et al. (2010). Scaffolding Strategies Applied by Student Teachers to Teach Mathematics. The International Journal of Research in Teacher Education. Vol. 1(special Issue), pp. 25-36

Dimyati, Mudjiono. (2013). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasibuan, LR. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel di Kelas VII SMP Negeri Rantau Selatan. Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS). vol.5 no.1 mei (2019)

Hasanah, Ulfatun. 2020. Hubungan antara Metode Belajar dan Motivasi Belajar dengan Prestasi. Al-Muaddib, vol.II no.1 April (2020)

Hamdayama, J. (2014). Model dan Metode Pembelajaran Kreatif Berkarakter. Bogor: Ghalia Indonesia.

Hendriana, H., Soemarmo, U. (2016). Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: PT. Refika Aditama

Hendriana, H., Soemarno, U. (2016). Penilaian Pembelajaran matematika. Bandung: Refika Aditama

Made, Wena. (2013). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Prabawanto,Sufyani.(2013). Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, komunikasi, dan self-effacy matematis mahasiswa melalui pembelajaran dengan pendekatan metacogniteve scaffolding. Bandung: UPI

Rianto, V. M., Yusmin, E., & Nursangaji, A. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Berdasarkan Teori John Dewey pada Materi Trigonometri. Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Untan, 6(7)

Sumarmo, U. (2012). Pendidikan Karakter serta Pengembangan Berfikir dan Disposisi Matematika dalam Pembelajaran Matematika. Makalah disajikan dalam Seminar Pendidikan Matematika. NTT, 25 Februari 2012

Silfanus, Jelatu. (2018). Scaffolding Dalam Pembelajaran Matematika: Optimalisasi Peran Guru Sebagai Fasilitator. Prosiding: Seminar Nasional Pendidikan Matematikai 2018 (21-29). Program Studi Pendidikan Matematika Stkip Santu Paulus

Sudjana, Nana. (2000). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Sinar. Baru Algensindo

Tomo, Yusmin, E., & Riyanti, S. (2016). Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Bangun Datar di SMP. 5(5)(1), 1–11.

Uno, Hamzah, B. (2010). Teori Motivasi dan Pengukurannya, Jakarta: Bumi Aksara

Widayanti, D. (2011). Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika. Prosiding Seminar Nasional Matematika. Surakarta

Published
2021-11-09
How to Cite
HrpN., & AdiP. (2021). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN TERAPAN METODE SCAFFOLDING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP. Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA), 3(2), 70-78. https://doi.org/10.30598/jumadikavol3iss2year2021page70-78