SOSIALISASI DAN EDUKASI PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN KEPADA KELOMPOK TANI HUTAN DI NEGERI HUTUMURI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN PULAU AMBON

  • John F. Sahusilawane Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon. Indonesia
  • Wilma N. Imlabla Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon. Indonesia
Keywords: Forest fires, community education, disaster mitigation, Forest Farmer Groups, Negeri Hutumuri

Abstract

Forest fires in the Ambon Island region, particularly in Hutumuri Village, South Leitimur District, Ambon City, pose an environmental threat influenced by climate change, particularly during the dry season, land burning, and low public awareness, as documented in reports from the National Disaster Management Agency and the Ministry of Environment and Forestry's fire prevention policies. This outreach and education activity aims to increase public knowledge and participation through outreach, discussions, and initial fire response simulations, primarily targeting village officials, community leaders, and youth groups. The results demonstrate increased understanding, changes in attitudes toward environmental stewardship, and a collective commitment to mitigation efforts. The outreach and education activities demonstrate that the community is consciously, willingly, and on their own initiative, as well as as a group, willing to take effective and sustainable forest fire prevention measures.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adinugroho, W. C., & Suryadiputra, I. N. N. (2021). Karakteristik Vegetasi dan Risiko Kebakaran Hutan Tropis Indonesia. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 18(2), 101–112.

Hidayati, D. (2022). Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Lingkungan. Jurnal Kependudukan Indonesia, 17(2), 123–138.

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2020). Pengelolaan Bencana Terpadu. Yogyakarta: Andi.

Kodoatie, R. J., et al. (2020). Pengelolaan Bencana Terpadu. Yogyakarta: Andi.

Nugroho, S. P. (2022). Analisis Kerugian Ekonomi Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan. Jurnal Ekonomi Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 11(3), 201–214.

Nugroho, S. P. (2023). Penguatan Kapasitas Lokal dalam Pengurangan Risiko Bencana Kebakaran Hutan. Jurnal Manajemen Bencana, 9(1), 15–27.

Rahman, F. (2023). Dampak Sosial Kebakaran Hutan terhadap Ketahanan Komunitas Lokal. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(2), 133–148.

Rahman, F., Kartiwa, R., & Susanto, A. (2022). Pengaruh Faktor Geografis terhadap Risiko Kebakaran Hutan di Wilayah Kepulauan Maluku. Jurnal Perencanaan Wilayah & Lingkungan, 9(1), 45–58.

Simanis, R. (2022). Geografi Pulau-Pulau Kecil di Indonesia: Studi Kasus Kepulauan Maluku. Yogyakarta: Penerbit Gea Nusantara.

Saharjo, B. H. (2019). Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Masyarakat. Bogor: IPB Press.

Saharjo, B. H. (2019). Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tropis. Bogor: IPB Press.

Salim, E. (2021). Pembangunan Berkelanjutan: Perspektif Lingkungan Hidup Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Syaufina, L. (2018). Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia: Perilaku Api, Penyebab, dan Dampaknya. Bogor: IPB Press.

Tacconi, L. (2020). Deforestasi dan Kebakaran Hutan di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonessia.

Wibowo, A. (2022). Analisis Variabilitas Iklim terhadap Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan di Indonesia. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 23(1), 45–58.

Wulandari, N. (2023). Analisis Klimatologi Musim Kemarau di Wilayah Kepulauan Maluku. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 10(1), 34–47.

Yuliani, R., & Putra, A. (2023). Dampak Asap Kebakaran Hutan terhadap Gangguan Pernapasan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia.

Yuliani, R., & Putra, A. (2023). Dampak Paparan Asap Kebakaran Hutan terhadap Gangguan Pernapasan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 15–27.

Published
2026-06-01
How to Cite
Sahusilawane, J. F., & Imlabla, W. N. (2026). SOSIALISASI DAN EDUKASI PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN KEPADA KELOMPOK TANI HUTAN DI NEGERI HUTUMURI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN PULAU AMBON. MAANU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 72-90. https://doi.org/10.30598/maanuv4i1p72-90