SOSIALISASI DAN EDUKASI URBAN FARMING DI RW 02 DAN 03, KELURAHAN BATU MEJA KOTA AMBON
Abstract
Pekarangan adalah lahan sempit berpagar keliling atau pun tidak di sekitar rumah. Pemanfaatan lahan pekarangan di daerah kota (Urban Farming) merupakan program kegiatan pengelolaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi yang menghasilkan produk pertanian hortikultura, perikanan dan ternak secara efektif. Kontribusi utama urban farming adalah suplai bahan pangan lokal sehat untuk kebutuhan keluarga dan nilai estetika untuk memenuhi kebutuhn sekunder keluarga. Oleh karena itu peningkatan produktivitas dan kualitas produk pekarangan perlu ditingkatkan melaui program sosialisasi pengembangan inovasi teknologi urban farming bagi masyarakat perkotaan.
Paket teknolgi inovasi urban farming yang disosialisasikan dalam kegiatan PkM di Kelurahan Batu Meja merupakan salah satu realisasi program kerja dengan Pemerintah kota Ambon “keluar bercerita dengan masyarakat”. Materi sosialisasi meliputi pengembangan bentuk-bentuk inovasi teknologi urban farming, fungsi dan manfaat kegiatan urban farming sebagai potensi peningkatan bahan pangan lokal yang sehat, pola pengembangan urban farming ke depan secara berkelanjutan dan dampaknya. Diharapkan transfer teknologi dalam kegiatan sosialisasi ini dapat bermanfaat untuk memotivasi masyarakat kota kelurahan Batu Meja terhadap potensi pengembangan urban farming yang memiliki nilai ekonomi keluarga tambahan dan peluang bisnis ke depan.
Downloads
References
Armstrong, D. (2000). A survey of community gardens in upstate New York: Implications for health promotion and community development, Health & Place, 6(4), 319-327.
Black, H. (1995). "Absorbing Possibilities: Phytoremediation," Environ Health Perspectives 103 (12): 1106-108. Bellows, Anne C., Katherine Brown, Jac Smit. ""Health Benefits of Urban Agriculture" (paper and research conducted by members of the Community Food Security Coalition's North American Initiative on Urban Agriculture)". Foodsecurity.org.Https://www.researchgate.net.publication. Diakses tanggal 2025-11-01.
Brook, R., and J. Davila. (2000). The Peri-Urban Interface: A tale of two cities. Bethesda, Wales: Gwasg Ffrancon Printers.
Comis, Don. (2000). "Phytoremediation: Using Plants To Clean Up Soils." Agricultural Research: n. pag. Phytoremediation: Using Plants To Clean Up Soils. USDA-ARS, 13 Aug. 2004. Web. 2 November. 2025.
Cluis, C. (2004). "Junk-greedy Greens: phytoremediation as a new option for soil decontamination," BioTech J. 2: 61-67.
Drescher et al. (2000). "Urban Food Security: Urban agriculture, a response to crisis?"UA Magazine 1 (1). UNDP 1996; FAO 1999. "Eat Locally, Ease Climate Change Globally". The Washington Post. Https://huginggface.co>firgaaa>Indo-s March 9, 2008. Diakses 7 November, 2025.
FAO. (1999). "Issues in Urban Agriculture," FAO Spotlight Magazine, January."Food2050. EU". Https://id.wikipedia.org > wiki>Pertanian_urban. Diakses tanggal 2025-11-19. "Gerakan Farm To School di AS". VOA Indonesia. 11 November 2013.
IDRC/ UN-HABITAT". (2003). "Guidelines for Municipal Policymaking on Urban Agriculture" Urban Agriculture: Land Management and Physical Planning 1 (3).
Kingsley, J., Towsend, M., & Henderson-Wilson, C. (2009). Cultivating health and wellbeing: Members' perceptions of the health benefits of a port melbourne community garden. Leisure Studies, 29(2). 207-219.
Hukom Z.F.M., J. Effendi, H.N. Taihuttu. (2025). Sosialisasi Teknologi Urban Farming bagi Warga RW 02 dan Rw 03 Kelurahan Batu Meja Kota Ambon.20 p.
Lasat, M. M. (2000). Phytoextraction of metals from contaminated soil: a review of plant /soil/metal interaction and assessment of pertinent agronomic issues. Journal of Hazardous Substance Research 2, 1-25. "Mahbuba Kaneez Hasna. IDRC. CFP Report 21: NGO Gender Capacity in Urban Agriculture: Case Studies from Harare (Zimbabwe), Kampala (Uganda), and Accra (Ghana) 1998". Https://research.net.publication. Diakses tanggal 2025-11-19."Managing Urban Runoff | Polluted Runoff | US EPA". Water.epa.gov. Https://research.net.publication. Http://Research.net.publication. Diakses tanggal 2025-11-01.Pirog, Rich. "Food, Fuel, and Freeways: An Iowa Perspective on How Far Food Travels, Fuel Usage, and Greenhouse Gas Emissions." (2001)
Rowe, D. B. "Green Roofs as a Means of Pollution Abatement." National Center for Biotechnology Information. U.S. National Library of Medicine, n.d. Web. 25 Mar. 2013.
Smit, Jack, et al. "Urban Agriculture for Sustainable Cities: Using Wastes and Idle Land and Water Bodies as Resources" Food and Agriculture Organization of the United Nations. "Urban and Peri-urban Agriculture, Household Food Security and Nutrition". FAO.Https://tailorfrancis.com>chapter>edit. Diakses tanggal 2025-11-01.
Thornton, A. (2011) Food for thought? The potential of urban agriculture in local food production for food security in the South Pacific. In Campbell, H. Rosin, C. and Stock, P. (eds) Dimensions of the Global Food Crisis. London: Earthscan. Pg 200-218.
Thornton, A. (2008) ‘Beyond the metropolis: Small town case studies of urban and periurban agriculture in South Africa’, Urban Forum 19(3): 243–262.
Xuereb, Marc. (2005). "Food Miles: Environmental Implications of Food Imports to Waterloo Region." Public Health Planner Region of Waterloo Public Health. November.
Copyright (c) 2026 Zakarias Frans Mores Hukom, Gun Mardiatmoko, Pieter J. Kunu, Abraham Talahaturuson, Jollanda Effendy, Hermina N. Taihuttu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

1.png)