GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR MENCIT (Mus musculus) HIPERGLIKEMIA PASCA PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH GALOBA (Hornstedtia Sp.)

  • Fidel Ricky Matulatuwa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura
  • Yuniasih Taihuttu Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura
  • Halidah Rahawarin Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura
Keywords: Buah galoba, Ekstrak etanol buah galoba, Streptozotocin, Hiperglikemia, Histopatologi

Abstract

Hiperglikemia adalah suatu kondisi ketika gula darah puasa lebih dari 180 mg/dL. Jika tidak ditangani, hiperglikemia dapat memicu terjadinya inflamasi, memperparah cedera akut pada hati dan secara histopatologi dapat terjadi nekrosis, infiltrasi sel radang dan degenerasi yang dapat mempengaruhi fungsi hati. Buah galoba (Hornstedtia sp.) merupakan salah satu tanaman asal Maluku yang sering digunakan oleh masyarakat setempat untuk menghilangkan rasa lelah, meningkatkan stamina dan menurunkan kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh ekstrak etanol buah galoba (Hornstedtia sp.) terhadap gambaran histopatologi hepar yang bersifat eksperimental dengan post test only control group design. Mencit disiapkan sebanyak 30 ekor kemudian dibagi menjadi 6 kelompok percobaan yaitu, kontrol normal (KN), kontrol positif (K+), kontrol negatif (K-), ekstrak etanol buah galoba konsentrasi 100% (P1), konsentrasi 75% (P2), dan konsentrasi 50% (P3) yang disuntik dengan 0,1 ml streptozotocin secara intra peritoneal selama 5 hari. Kelompok K+ diberikan metformin 0,2 mL secara oral, dan pada kelompok P1, P2, dan P3 diberikan ekstrak etanol buah galoba sesuai konsentrasi yaitu 0,1 mL yang dilakukan selama 21 hari. Data hasil penelitian diamati dan dinilai menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) dengan uji One Way ANOVA dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi histopatologi hepar mencit yang diberikan ekstrak etanol buah galoba dengan konsentrasi 100%, 75%, (uji One Way ANOVA p>0,05) dan 50% (uji Kruskal Wallis p<0,05) dengan menunjukkan hasil yang paling efektif pada kelompok P2.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-01-25