PERSONAL HYGIENE REMAJA DALAM PENCEGAHAN FLUOR ALBUS PATOLOGIS

  • Vanessa Leatemia Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura
  • Elpira Asmin Universitas Pattimura
  • Arlen Resnawaldi Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura
Keywords: Personal hygiene, Remaja

Abstract

Data Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia pada tahun 2017 menunjukkan remaja putri yang rentan mengalami keputihan adalah 31,8%. Angka ini meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu 30,8%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, keterpaparan informasi dan peran ibu dengan perilaku personal hygiene remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan April 2022. Jumlah sampel sebanyak 181 responden menggunakan consecutive sampling. Hasil penelitian ditemukan remaja memiliki perilaku personal hygiene yang baik (69%), namun memiliki pengetahuan yang kurang (53,6%). Remaja mendapat informasi tentang fluor albus dari media massa dan orang lain (51,4%) serta tidak mendapatkan informasi atau dukungan dari ibu (51,9%). Simpulan penelitian adalah tidak ada hubungan tingkat pengetahun dan keterpaparan informasi dengan personal hygiene remaja sedangkan peran ibu berhubungan dengan personal hygiene remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kesehatan Remaja. Kementerian Kesehatan RI: Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. 2014.
2. Permatasari D, Suprayitno E. Factors affecting the role of peer counselors in implementing adolescent reproductive health education in Sumenep district. Int J Nurs Midwifery Sci. 2021;5(1):16–23.
3. Nur HA. Hubungan persepsi, sikap, dan perilaku remaja putri tentang personal hygiene genitalia dengan kejadian fluor albus (keputihan). J Profesi Keperawatan. 2018;5(1):1–13.
4. Trilisnawati D, Purwoko IH, Devi M, Nugroho SA, Theresia L. Etiology, diagnosis, and treatment of leukorrhea. Biosci Med J Biomed Transl Res. 2021;5(6):571–90.
5. Monintja HE, Anandani A. Characteristics of pathological fluor albus on outpatient in Permata Serdang Mother and Child Hospital year 2019. Muhammadiyah Med J. 2020;1(2):57–62.
6. McCord EH, Rahn DD. Gynecologic infection. In: Hoffman BL, Schorge JO, Bradshaw KD, Halvorson LM, Schaffer JI, Corton MM, editors. Williams Gynecology. 3rd ed. Mc Graw Hill Education; 2016. p. 50–85.
7. Manuputty AG, Astari L. Kandidiasis vulvovaginalis pada anak dengan diabetes melitus tipe I. Molucca Medica. 2020;12(2):43–51.
8. Manuputty AG, Matodiharjo S. The profile of bacterial vaginosis in academic hospital surabaya: A retrospective study. Berk Ilmu Kesehat Kulit dan Kelamin. 2020;32(2):141–8.
9. Komala I, Bebasari Ardana P E, Sumiati E. Hubungan personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri kelas X & XI di SMAN 1 Lembar Lambok Barat NTB. J Penelit dan Kaji Ilm Kesehat. 2020;6(2):227–30.
10. Ilmiawati H, Kuntoro K. Pengetahuan personal hygiene remaja putri pada kasus keputihan. J Biometrika dan Kependud. 2016;5(1):43–51.
11. Iswatun I, Kusnanto K, Nasir A, Fadliyah L, Wijayanti ES, Susanto J, et al. The effect of health education on knowledge, attitudes, and actions in prevention of leukorrhea in adolescent girls. J Int Dent Med Res. 2021;14(3):1240–5.
12. Darma M, Yusran S, Fachlevy AF. Hubungan pengetahuan, vulva hygiene, stres, dan pola makan dengan kejadian infeksi flour albus (keputihan) pada remaja siswi SMA Negeri 6 Kendari 2017. J Ilm Mhs Kesehat Masy. 2017;2(6):1–9.
13. Sari PM. Hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja dengan kejadian fluor albus remaja putri SMKF X Kediri. J Wiyata. 2016;3(1):1–4.
14. Irwan. Teori-teori perilaku kesehatan. In: Etika dan perilaku kesehatan. Yogyakarta: CV. Absolute Media; 2017. p. 182–4.
15. Handayani S, Cahyo K, Indraswari R. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene remaja putri dalam penanganan dan pencegahan keputihan pada siswi SMK Negeri 11 Semarang. J Kesehat Masy Univ Diponegoro. 2017;5(3):629–36.
16. Yulfitria F, Aticeh, Primasari N. Hubungan faktor predisposisi dengan perilaku pencegahan keputihan patologis pada mahasiswa kebidanan Jakarta. J Ilmu dan Teknol Kesehat. 2015;3(1):1–14.
17. Putri PS. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan keputihan (fluor albus) pada remaja madya di SMA Al Ulum Medan tahun 2017. Universitas Sumatera Utara; 2018.
18. Setiawan TBA. Peran pusat informasi konseling remaja (PIK-R) fress dalam mencegah pemuda berperilaku seks bebas di Kelurahan Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman. 2018.
19. Notoadmodjo S. Konsep perilaku dan perilaku kesehatan. In: Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Semarang: Rineka Cipta; 2014. p. 133–9.
20. Rachmawati WC. Teori ilmu perilaku. In: Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Malang: Wineka Media; 2019. p. 21–44.
21. Yunita P. Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Mengenai Personal Hygiene dengan Kejadian Keputihan di SMPN 3 Batam Tahun 2017. J kebidanan. 2018;4(2):65–7.
22. Purnasari H. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan keputihan pada mahasiswa DIII Kebidanan di STIKES Immanuel Bandung tahun 2016. J Kesehat budi luhur. 2018;11(2):411–9.
23. Nabila H, Budiono DI, Aldika A MI. The factors of knowledge and family support with the behavior of genital hygiene. Indones Midwifery Heal Sci J. 2021;4(4):362–73.
24. Yanti LN, Ningsih DA, Effendi S. Hubungan sumber informasi dan peran orang tua terhadap perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri di SMKN 3 Kota Bengkulu. J Ilm Kesehat Ar-Rum Salatiga. 2019;4(1):45–52.
25. Prabawati JW. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan keputihan remaja di SMK YPKK 2 Sleman tahun 2019. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta; 2019.
26. Kurnia ID, Krisnana I, Zikriani A. Relationship between personality type and family support with genital hygiene behavior in adolescent girl. Indian J Public Heal Res Dev. 2019;10(8):2729–34.
27. Nisa AH, Dharminto, Winarni S, Dharmawan Y. Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri Pondok Pesantren Al-Asror Kota Semarang tahun 2019. J Kesehat Masy. 2020;8(1):7.
Published
2024-01-25