PENGUKURAN KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD Dr. M. HAULUSSY AMBON

  • Faysal Kastella Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Fridawaty Rivai Bagian Manajemen Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Suriah Suriah Bagian Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar
Keywords: Kinerja, Balanced Scorecard, Instalasi Gawat Darurat

Abstract

Pendahuluan. Balanced scorecard merupakan metode yang dapat mengukur kinerja keberhasilan rumah sakit yang bukan keberhasilan finansial atau untuk mencapai tujuan jangka pendek saja tetapi mempertimbangkan aspek non finansial dan dapat menawarkan pemetaan strategis yang sistimatis dan komprehensif bagi rumah sakit. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kinerja dengan menggunakan pendekatan balanced scorecard di instalasi gawat darurat RSUD Dr. M. Haulussy Ambon. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan sampel pelanggan sebanyak 147 responden dan sampel pegawai instalasi gawat darurat sebanyak 36 responden, sedangkan data kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil. Hasil penelitian menggambarkan kinerja instalasi gawat darurat dari perspektif pelanggan dalam kondisi kurang sehat dengan total score 62,5%, dari perspektif keuangan dalam kondisi tidak sehat dengan total score 25%, sedangkan perspektif proses bisnis internal dalam kondisi kurang sehat dengan total score 60,7%, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dalam kondisi sangat sehat dengan total score 70%, untuk kinerja instalasi gawat darurat secara umum berada dalam kondisi kurang sehat dengan total score 58,02%, dimana rumah sakit lebih cenderung untuk berfokus pada aspek internal, orang dan non finansial. Kesimpulan. Kinerja instalasi gawat darurat dari perspektif pelanggan berada dalam kondisi kurang sehat, dari perspektif keuangan dalam kondisi tidak sehat, untuk perspektif proses bisnis internal berada dalam kondisi kurang sehat, serta dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dalam kondisi sangat sehat. Sedangkan kinerja instalasi gawat darurat secara keseluruhan berada dalam kondisi kurang sehat dan belum adanya keseimbangan baik antar perspektif maupun antar aspek-aspek keseimbangan (internal-eksternal, proses-orang dan keuangan-non keuangan).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-04-15
Section
Articles