Pengaruh Budaya Organisasi Perilaku terhadap Etis dalam Akuntansi Manajerial
Abstract
Budaya organisasi memiliki peran yang signifikan dalam membentuk perilaku etis dalam akuntansi manajerial. Seiring dengan meningkatnya kasus manipulasi laporan keuangan dan penyimpangan etika dalam dunia bisnis, pemahaman mengenai bagaimana budaya organisasi mempengaruhi keputusan etis akuntan manajerial menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi dan perilaku etis dalam akuntansi manajerial, mengevaluasi peran regulasi dan pengawasan dalam memperkuat budaya organisasi, serta memberikan rekomendasi bagi perusahaan dalam membangun sistem pengelolaan yang berorientasi pada nilai etika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber dari jurnal internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, serta buku referensi yang membahas budaya organisasi, etika bisnis, dan akuntansi manajerial. Analisis dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik, yang mencakup reduksi data, kategorisasi, serta interpretasi hasil berdasarkan temuan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan mengurangi insentif untuk melakukan praktik manipulatif dalam laporan keuangan. Kepemimpinan etis, sistem penghargaan berbasis kepatuhan etika, serta transparansi dalam pengambilan keputusan menjadi faktor utama yang membentuk perilaku etis akuntan manajerial. Selain itu, regulasi eksternal yang ketat hanya efektif jika didukung oleh internalisasi nilai-nilai etika dalam organisasi. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi perusahaan untuk memperkuat budaya organisasi yang berbasis etika guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam akuntansi manajerial.
Downloads
References
Asosiasi Akuntansi Indonesia (AAI). (2023). Penguatan regulasi dan budaya organisasi dalam membentuk perilaku etis akuntan manajerial. Prosiding Simposium Nasional Akuntansi XXI.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Ferrell, O. C., Fraedrich, J., & Ferrell, L. (2019). Business ethics: Ethical decision making and cases (12th ed.). Cengage Learning.
Firdausy, A. (2024). Perilaku tidak etis dan dampaknya terhadap kepercayaan publik: Studi kasus pada laporan keuangan perusahaan. Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi. Retrieved from https://www.journalthamrin.com/index.php/ileka/article/view/2431.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Pearson.
International Conference on Business Ethics and Accounting. (2022). Leadership and ethical decision-making in managerial accounting. Proceedings of the International Conference on Business Ethics and Accounting.
Kaptein, M. (2019). The ethical culture of organizations: A measurement model and its relationship with organizational integrity. Journal of Business Ethics, 156(4), 1–15.
Kusmanto, D. K. D., & Kuntadi, C. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi pencegahan fraud: Audit internal, budaya organisasi dan akuntansi forensik. Jurnal Manajemen, Akuntansi. Retrieved from https://ciptakind-publisher.com/jumati/index.php/ojs/article/view/221.
Mintz, S. M., & Morris, R. E. (2020). Ethical obligations and decision making in accounting: Text and cases (5th ed.). McGraw-Hill Education.
Mudassir, A. F. (2024). Pengaruh etika dalam praktik akuntansi terhadap kepercayaan publik. Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi. Retrieved from https://jurnal.itbsemarang.ac.id/index.php/JRIME/article/view/3111.
Nggongi, V. R., Channelia, P., & Sandari, T. E. (2024). Perilaku etika dalam profesi akuntansi. Jurnal Relevansi: Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi.
Preacher, K. J., & Hayes, A. F. (2008). Asymptotic and resampling strategies for assessing and comparing indirect effects in multiple mediator models. Behavior Research Methods, 40(3), 879–891.
Raevanda, S. (2025). Pengaruh budaya organisasi Islam dan teknologi informasi terhadap kualitas sistem informasi akuntansi manajerial. Repository Raden Intan. Retrieved from https://repository.radenintan.ac.id/36945/.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (8th ed.). Wiley.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
Sweeney, B., Arnold, D. F., & Pierce, B. (2020). Ethical climate and earnings management: A study in professional accounting firms. Accounting, Organizations and Society, 81, 101–112.
Treviño, L. K., den Nieuwenboer, N. A., & Kish-Gephart, J. J. (2018). Unethical behavior in organizations: A review and agenda for future research. Journal of Business Ethics, 153(1), 1–25.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Yulianti, P. (2024). Whistleblowing intention: Sebuah tinjauan literatur sistematis. Jurnal Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi. Retrieved from https://journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/3970.
Copyright (c) 2026 Accounting Research Unit (ARU Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











