Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Persetubuhan Secara Berlanjut

  • Rani Noya Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia
  • Hadibah Zachra Wadjo Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia
  • Jetty Martje Patty Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia
Keywords: Legal Protection, Children, Intercourse Continues

Abstract

Children are included in the group of rights holders. Children's rights are an inseparable part of Human Rights (HAM). These rights include the basic rights of children because they have special needs related to their position as vulnerable individuals. Cases of violence against children, including sexual violence, namely continued intercourse, still often occur. Sexual violence is a form of physical violence that is a criminal act. This type of research is normative juridical where the research is conducted by collecting primary, secondary and tertiary data obtained using literature studies. The results of this study indicate that the judge's consideration of the perpetrators of the crime of continued intercourse, namely the judge gave aggravating considerations, namely the defendant's actions disturbed the community, the defendant's actions embarrassed the victim and his family, the defendant's actions caused the victim to feel afraid and traumatized. And the mitigating factors are that the defendant regretted his actions and promised not to repeat them again, the defendant was elderly, the defendant had never been convicted, the victim's family had forgiven the defendant. Child Protection is all activities to guarantee and protect children and their rights so that they can live, grow, and develop. Special protection is a form of protection received by children in certain situations and conditions to ensure a sense of security against threats that endanger themselves and their lives during their growth and development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Kamil dan Fauzan. Hukum Perlindungan dan Pengangkatan Anak di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2008.

Ahmad Rifai. Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Perspektif Hukum Progresif. Jakarta: Sinar Grafika, 2018.

Barda Nawawi Arief. Beberapa Aspek Kebijakan Penegakan dan Pengembangan Hukum Pidana. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1998.

Brata, Gusti Gema Mahardika. "Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Perkara Pembatalan Perkawinan”. Notarius 12, no. 1 (2019): 433-451.

Carmela, Herlinda Ragil Feby, and Suryaningsi Suryaningsi, “Penegakan Hukum Dalam Pendidikan dan Perlindungan Anak di Indonesia”. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum 1, no. 2 (2021).

Dewi, Sri Dewi Rahayu, and Yulia Monita. "Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Perkara Tindak Pidana Narkotika." PAMPAS: Journal Of Criminal Law 1, no. 1 (2020): 125-137.

Didiek Ahmad Supardie. Studi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2015.

Fitriani, Rini. “Peranan Penyelenggara Perlindungan Anak Dalam Melindungi Dan Memenuhi Hak-Hak Anak”. Jurnal Hukum Samudra Keadilan 11, no. 2 (2016).

https://www.hukumonline.com/klinik/a/perlindungan-hukum-terhadap-anak-k%20orban-kekerasan-seksual-lt64f9bb8c14728/#_ftn8.

I Nyoman Sujana. Kedudukan Hukum Anak Luar Kawin. Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2015.

J C T. Simorangkir, Pelajaran Hukum Indonesia, Jakarta: Gunung Agung, 1995.

Kaimudin, Arfan. "Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Anak Dalam Perundang-Undang Di Indonesia." Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang 2, no. 1 (2019).

Lilik Mulyadi. Kompilasi Hukum Pidana Dalam Perspektif Teoritis Dan Praktek Peradilan. Bandung: Mandar Maju, 2010.

Maidin Gultom. Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2010.

Nabella Puspa Rani. “Penegakan Hukum Terhadap Kekerasan Pada Anak Menurut Hukum Adat Siak Sri Indrapura”. Jurnal Melayunesia 2, no. 1 (2018).

Prema, I. K. A. S., Masruchin Ruba’i, and Nurini Aprilianda. "Pembatasan Usia Pertanggungjawaban Pidana Anak Dalam Peraturan Perundang-Undangan." Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 4, no. 2 (2019): 232-241.

Rena Yulia. Viktimologi Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kejahatan. Bandung: Graha Ilmu. 2010.

Satjipto Rahardjo. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2000.

Saraswati, Rika. Hukum Perlindungan Anak Di Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti. 2015.

Sari, Ratna, Soni Akhmad Nulhaqim, Maulana Irfan. “Pelecehan Seksual Terhadap Anak”. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1 (2015).

Roni Hanitjo Soemitro, Metodologi Penelitian Hukum dan Yurimetri, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1980.

Wadjo, Hadibah Zachra, et al. "Penyelesaian Perkara Anak Sebagai Pelaku dan Korban Ditinjau Dari Asas Kepentingan Terbaik Bagi Anak." Sasi 26, no. 2 (2020): 201-212.

Wagiati Sutedjo. Hukum Pidana Anak. Bandung: Refika Aditama. 2006.

Wiyono. Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika. 2016.

Zulmansyah Sekedang, Selamatkan Anak-Anak Riau (Diambil dari bahan Sosialisasi KPAID Provinsi Riau Tahun 2008), Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Riau dan Badan Perlindungan dan pemberdayaan Masyarakat (BPPM) Provinsi Riau. Pekanbaru. 2008.

Published
2025-08-31
How to Cite
Noya, R., Wadjo, H. Z., & Patty, J. M. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Persetubuhan Secara Berlanjut. PATTIMURA Law Study Review, 3(2), 211-222. https://doi.org/10.47268/palasrev.v3i2.20360