Pengungsi Rohingnya dan Tindakan People Smuggling dalam Hukum Internasional

  • Sultan Kanon Kaliky Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia
  • Josina Augustina Yvonne Wattimena Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia
  • Ekberth Vallen Noya Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia
Keywords: Rohingya Refugees, Human Smuggling, International Law

Abstract

Humanitarian disputes throughout the world continue, causing discomfort for those who suffer from these problems, so they try to seek refuge in several countries that are considered safe to avoid conflicts in other countries. When they calm down, people will come together to save themselves from human cruelty towards each other. The aim of the writing carried out by the author is to analyze and discuss the arrival of Rohingya refugees in Indonesia and the act of human smuggling. The research method used by the author is normative juridical where research is carried out to obtain data through literature studies, namely various literature and scientific materials, brochures and so on. The research results show that the regulation of human trafficking crimes, both at the international and national levels, can influence (or cloud) the international protection that should be provided to asylum seekers. However, on the other hand, human smuggling can weaken asylum seekers and potentially violate the principle of non-refoulement.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anita Roberts, Imigran Illegal Di Indonesia: Dari Perspektif Republik Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2002.

Chris Lewa, North Arakan: an open Prison for the Rohingya in Burma, London: Forced. Refugee Studies Centre University of Oxford, 2008.

D. W.Christianti, “Analisa Kejahatan Penyelundupan Manusia Berdasarkan Smuggling Of Migrants Protocol Ditinjau Dari Perspektif Perlindungan Pencari Suaka: Studi Kasus Pengungsi Rohingnya”, Padjadjaran: Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 3 (2017): 491-508.

Diajeng Wulan Christianti, “Analisa Kejahatan Penyelundupan Manusia Berdasarkan Smuggling of Migrant Protocol Ditinjau Dari Perspektif Perlindungan Pencari Suaka: Studi Kasus Pengungsi Rohingya”, Padjajaran, Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 3 (2016).

E Utrech, Hukum Pidana I, Surabaya: Pustaka Tinta Mas, 1986.

Hana Farah Dhiba, “Fenomena People Smuggling dalam Lensa Keimigrasian Indonesia: Upaya Penanganan dan Kerjasama Lembaga dalam Penanggulannya”, Jurnal of Law and Border Protection 1, no. 1 (2009).

http://www.cnnindonesia.com/nasional/20150728204221-20-68699/unhcr-jumlah-pengungsi diindonesiameningkat.

https://news.okezone.com/read/2023/12/14/18/2938851/apakah-kasus-pengungsi-rohingya-di-indonesia-termasukhuman-trafficking.

https: / / kanimbatam.kemenkumham.go.id / assets / resources / file s/imi1489.um.08.05.tahun.2010.ttg.penanganan.imigran.ilegal.pdf

https//:www.kemenkumham.go.ig/berita-utama/komitmen-kemanusiaan-negara-terhadap-pengungsi-internasional.

https://www.cnnindonesia.com/internasional/20231213072545-106-1036553/kenapa-banyak-pengungsi-rohingyalari-ke-indonesia/2.

https://ntt.kemenkumham.go.id/berita-kanwil/berita-upt/14841-penyidikan-kasus-penyelundupan-manusiarudenim-kupang-pending-proses-deportasi.

Iman Santoso, Prespektif Imigrasi dalam Migrasi Manusia, Bandung: Pustaka Reka Cipta, 2014.

K M Jastram dan M. M. Achiron, Refugee Protection: A Guide to International Refugee Law, UNHCR, 2001, h. 20

Paramitha, N, Peranan UNHCR terhadap Perlindungan Pengungsi Rohingya di Aceh Rohingya, 2016.

Kadarudin, “People Smuggling Dalam Persfektif Hukum Internasional Dan Penegakan Hukumnya Di Indonesia”, Jurnal Perpustakaan, Informasi Dan Komputer, (2013).

Muhammad Arif Hamdi, Hanifa Maulidia, Habbi Firlana, “Fenomena Pencari Suaka dan Pengungsi Etnis Rohingya di Indonesia (Studi Kasus Penanganan Rohingya Pada Provinsi Aceh)”, Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian, Politeknik Imigrasi 6 (2023).

Romli Atmasasmita, “Sistem Peradilan Pidana Kontemporer”, Jakarta: Kencana Prenada Media Grup, 2010.

Saputri, “Kebijakan Anti-Resettlement Australia Kepada Indonesia Sebagai Negara Transit Tahun 2014-2021”, eJournal Hubungan Internasional, (2022).

Simela Vicor Muhamad, “Masalah Pengungsi Rohingya, Indonesia, dan ASEAN”, Jurnal Info Singkat Hubungan Internasional 7, no. 10 (2015).

Singh B, ASEAN, Myanmar and The Rohingya Issue. Himalayan and Central Asian Studies, 2014.

Published
2024-08-31
How to Cite
Kaliky, S. K., Wattimena, J. A. Y., & Noya, E. V. (2024). Pengungsi Rohingnya dan Tindakan People Smuggling dalam Hukum Internasional. PATTIMURA Law Study Review, 2(2), 119-129. https://doi.org/10.47268/palasrev.v2i2.23858