Formulasi Pengaturan Mediasi Oleh Bhabinkamtibmas Dalam Penyelesaian Permasalahan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Berbasis Keadilan Restoratif

  • Wawan Sulistyono Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Bhayangkara Surabaya, Surabaya, Indonesia.
  • Karim Karim Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Bhayangkara Surabaya, Surabaya, Indonesia.
Keywords: Bhabinkamtibmas, Mediation, Restorative Justice, Legal Certainty

Abstract

Mediation by Bhabinkamtibmas (community police officers) is one of the efforts to resolve public security and order issues through deliberation and restorative justice. However, the legal framework governing mediation by Bhabinkamtibmas has not been comprehensively regulated, resulting in uncertainty concerning their status, authority, implementation mechanisms, and the legal force of mediation agreements. This study aims to analyze the legal regulation of mediation by Bhabinkamtibmas in resolving public security and order issues under Indonesian positive law and to examine whether such regulation provides legal certainty in the implementation of restorative justice. This research employs normative legal research using a statutory approach and a conceptual approach. Legal materials were analyzed qualitatively through legal reasoning to identify the normative construction and problems concerning mediation by Bhabinkamtibmas. The results show that mediation by Bhabinkamtibmas has a functional legal basis through regulations concerning police duties, Community Policing, Bhabinkamtibmas, problem-solving, and restorative justice. However, these regulations remain fragmented and do not specifically regulate the position of Bhabinkamtibmas as mediators, the scope of their authority, the types of disputes that may be mediated, mediation procedures, or the legal force of mediation agreements. Therefore, the existing regulations have not fully provided legal certainty in implementing restorative justice, necessitating a clearer, systematic, and comprehensive regulatory reformulation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardianingrum, Ajeng Ayu. “Optimization of the Duties and Functions of Bhabinkamtibmas in Solving Mild Cases through the Problem Solving Method.” Indonesian Journal of Police Studies 6, no. 1 (2022). https://doi.org/10.70526/ijps.v6i1.419.

Hadjon, Philipus M., et al. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2005.

Heriwati, Abdul Mahsyar, and Jaelan Usman. “Efektivitas Pendekatan Problem Solving dalam Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Polsek Kahu Kabupaten Bone.” Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) 4, no. 3 (2023): 487–498. https://doi.org/10.26618/kimap.v4i3.10547.

Herlambang, Pratama Herry, Yos Johan Utama, and Aju Putrijanti. “Harmonisasi Hukum UU Peratun dan UU ITE dalam Ketentuan Alat Bukti Elektronik sebagai Alat Bukti Tambahan dalam Sistem Peradilan Tata Usaha Negara.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 6, no. 1 (2024): 61–81. https://doi.org/10.14710/jphi.v6i1.61-81.

Irfantoni, Susi Delmiati, and Yuspar. “Peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kepolisian Resor Agam dalam Penyelesaian Konflik Sosial Pemberian Kompensasi Penggunaan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit.” Jurnal Sakato Ekasakti Law Review 4, no. 1 (2025): 21–29. https://doi.org/10.31933/jcxcfg64.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Edisi revisi. Jakarta: Kencana, 2017.

Negara, Tunggul Ansari Setia. “Normative Legal Research in Indonesia: Its Originis and Approaches.” Audito Comparative Law Journal 4, no. 1 (2023): 1–9. https://doi.org/10.22219/aclj.v4i1.24855.

Putra, Muhammad Akbar Magistra. “Enhancing Indonesian National Police Penal Mediation Through Conflict Mediator Certification for Bhabinkamtibmas.” Jurnal Ilmu Kepolisian 18, no. 3 (2024): 280–312. https://doi.org/10.35879/jik.v18i3.463.

Putra, Rinenda, and Abdul Wahid. “Pendekatan Problem Solving Bhabinkamtibmas dalam Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Desa Bunder Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon.” Risalah Hukum 17, no. 1 (2021): 26–43. https://doi.org/10.30872/risalah.v17i1.491.

Rachman, Fitriana Sidikah, Yana Kusnadi Srijadi, and Zairusi. “Penerapan Keadilan Restoratif oleh Bhabinkamtibmas di Kepolisian Sektor Soreang.” Jurnal Pengabdian Tri Bhakti 5, no. 1 (2023): 31–37. https://doi.org/10.36555/jptb.v5i1.2186.

Radbruch, Gustav. Legal Philosophy. Translated by Kurt Wilk. New York: Philosophical Library, 1950.

Radiansyah, Yosril, Antory Royan Adyan, and Hamzah Hatrik. “The Roles of Bhayangkara of Trustees of Security and Public Order (Bhabinkamtibmas) of the Police of Republic of Indonesia (Polri) in Implementation of Restorative Justice against Criminal of Persecution in the Law of the North Bengkulu Police.” Bengkoelen Justice: Jurnal Ilmu Hukum 10, no. 2 (2020): 199–210. https://doi.org/10.33369/j_bengkoelenjust.v10i2.13805.

Rahanra, Frederika, and Raymond Kasihiuw. “Peran Bhabhinkamtibmas Polri dalam Upaya Menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Desa (Studi Kasus pada Polsek Pulau Kei Besar Kab. Maluku Tenggara).” MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin 2, no. 3 (2024): 1557–1563. https://doi.org/10.60126/maras.v2i3.438.

Rahman, Ricky, Omaima Abou Bakr, Habib Shulton Asnawi, Ahmad Mukhlishin, M. Muslih, and Sarif Hidayat. “Mediator of Bhabinkamtibmas Mulyosari Village, West Metro Subdistrict, Metro City in Resolving Household Problems.” SMART: Journal of Sharia, Tradition, and Modernity 2, no. 1 (2022): 75–88. https://doi.org/10.24042/smart.v2i1.20599.

Rahmat, La Ode. “Pelaksanaan Fungsi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dalam Pencegahan Kejahatan di Wilayah Hukum Polres Baubau.” Dinamika Hukum 15, no. 3 (2024).

Saputra, Azis. “Penguatan Peran Pemolisian Masyarakat Dalam Mewujudkan Stabilitas Kamtibmas Bagi Pembangunan Nasional Tahun 2022.” Jurnal Litbang Polri 26, no. 1 (2023): 1–10. https://doi.org/10.46976/litbangpolri.v26i1.210.

Silvia, Sukmareni, and Syaiful Munandar. “Pelaksanaan Restorative Justice terhadap Tindak Pidana Ringan Pencurian oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pariangan Resor Tanah Datar.” Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam 11, no. 2 (2024): 409–419. https://doi.org/10.32832/yustisi.v11i2.16892.

Soekanto, Soerjono, and Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.

Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Ed. 1, Cet. 13. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.

Suhaimi. “Problem Hukum dan Pendekatan dalam Penelitian Hukum Normatif.” Jurnal Yustitia 19, no. 2 (2018). https://doi.org/10.53712/yustitia.v19i2.477.

Usman, [nama depan tidak tercantum dalam data yang diberikan], and Andi Najemi. “Mediasi Penal di Indonesia: Keadilan, Kemanfaatan, dan Kepastian Hukumnya.” Undang: Jurnal Hukum 1, no. 1 (2018): 65–83. https://doi.org/10.22437/ujh.1.1.65-83.

Wahyono, Siti Aisyah, and Holten Sion. “Pelaksanaan Tugas Pokok Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kepolisian Resor Kotawaringin Barat.” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 8, no. 9 (2023). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i9.13411.

Published
2026-08-31
How to Cite
Sulistyono, W., & Karim, K. (2026). Formulasi Pengaturan Mediasi Oleh Bhabinkamtibmas Dalam Penyelesaian Permasalahan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Berbasis Keadilan Restoratif. PATTIMURA Law Study Review, 4(2), 109-123. https://doi.org/10.47268/palasrev.v4i2.27494