Pengaruh Efikasi Diri (Self Efficacy) terhadap Sikap Ilmiah Mahasiswa PGSD pada Pokok Bahasan Fisika di Mata Kuliah Konsep Dasar IPA
Abstract
Pembelajaran fisika dalam mata kuliah Konsep Dasar IPA penting dikaji karena mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar perlu memiliki keyakinan diri dan sikap ilmiah yang kuat dalam memahami serta mengajarkan konsep sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Efikasi Diri (Self-Efficacy) terhadap Sikap Ilmiah Mahasiswa PGSD pada pokok bahasan fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Sampel penelitian terdiri atas 32 mahasiswa PGSD FKIP Universitas Pattimura yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang memuat variabel efikasi diri dan sikap ilmiah. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap ilmiah mahasiswa, dengan nilai thitung: 2,822 > ttabel: 2,042. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y: 22,857 + 0,589X, dengan kontribusi efikasi diri sebesar 21,0%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri mahasiswa dalam mempelajari fisika, semakin baik pula sikap ilmiah yang ditunjukkan. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pembelajaran fisika yang mampu memperkuat keyakinan diri, rasa ingin tahu, objektivitas, ketekunan, dan kejujuran ilmiah mahasiswa. Penelitian lanjutan disarankan melibatkan sampel lebih luas serta variabel lain seperti motivasi belajar, literasi sains, dan keterampilan berpikir kritis.
Downloads
Copyright (c) 2026 PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







This work is licensed under