Perkembangan Sosial Emosional Anak Melalui Permainan Enggo Basambunyi di TK Kristen Melati Makariki Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran fokus pendidikan anak usia dini (PAUD) yang cenderung mengarah pada kemampuan akademik, seperti membaca dan menulis, akibat tuntutan sekolah dasar. Kondisi ini menyebabkan fungsi PAUD sebagai tempat bermain yang menyenangkan bagi anak terabaikan. Observasi awal di TK Kristen Melati Makariki menunjukkan bahwa kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun, khususnya dalam permainan "enggo basambunyi", masih rendah; anak kurang antusias, belum mampu berinteraksi, dan kesulitan mengikuti aturan.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak melalui permainan "enggo basambunyi". Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 15 anak usia 5-6 tahun di TK Kristen Melati Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, permainan "enggo basambunyi" belum berhasil meningkatkan perkembangan sosial emosional anak. Namun, setelah perbaikan pembelajaran pada siklus II pertemuan kedua, terjadi peningkatan signifikan yang mencapai tingkat keberhasilan yang diharapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan "enggo basambunyi" efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak, termasuk kemampuan mengendalikan diri, menaati aturan, dan berinteraksi dengan teman sebaya pada anak kelompok B TK Kristen Melati Makariki.
Downloads
Copyright (c) 2026 PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







This work is licensed under