Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Kelas I SD Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD

  • Maesaroh Maesaroh Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia
  • Luthfi Hamdani Maula Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesiah Sukabumi
  • Din Azwar Uswatun Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia
Keywords: Membaca permulaan, pembelajaran kooperatif, STAD

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran yang lebih banyak menggunakan model konvesional satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD). Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas I SD. Data dikumpulkan melalui instrumen tes kemampuan membaca permulaan serta lembar observasi keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa, yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca permulaan siswa seperti aspek menyebutkan huruf, membedakan huruf vokal dan konsonan, membaca suku kata, dan membaca kalimat sederhana mengalami peningkatan. Rata-rata kemampuan literasi awal anak meningkat dari 68,25 pada prasiklus menjadi 79,81 pada Siklus I dan 84,19 pada Siklus II. Peningkatan paling menonjol terjadi pada kemampuan menyebutkan huruf serta membedakan huruf vokal dan konsonan. Sejalan dengan nilai ra-rata, persentase ketuntasan klasikal yang semula hanya 40% pada pra siklus, berhasil meningkat secara stabil hingga mencapai 72% pada siklus I dan 84% pada siklus II. Dapat disimpulkan penggunaan model STAD dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-04-30