Analisis Sebaran Panasbumi Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Di Daerah Panasbumi "S", Provinsi Sumatra Barat

  • Swenly Yolanda Universitas Pattimura
  • Warsa Warsa Institut Teknologi Bandung
  • Resti Limehuwey Universitas Pattimura

Abstract

Provinsi Sumatra Barat merupakan wilayah yang memiliki potensi panasbumi sebesar 1.6 GWe, dan tersebar di 16 titik. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode resistivitas dalam mengkaji daerah panasbumi “S” dan diolah dengan teknik inverse damped-least square. Metode ini dapat memetakan lapisan bawah permukaan secara optimal melalui sifat kelistrikan pada lapisan batuan tersebut dan dapat memperkecil RMS error yang dihasilkan dari proses pemodelan data. Metode inversi tersebut diuji dengan metode inversi melalui IP2WIN. Hasil inverse damped-least square memberikan 5 sampai 6 lapisan bawah permukaan yang sama dengan hasil inversi menggunakan IP2WIN. RMS error dari inverse damped-least square pada setiap titik berada pada rentang 0.8 – 2.63, sehingga hasil inversi cukup akurat dan valid. Model penampang 2D dibuat dan tersusun atas top soil, andesit piroksen, batupasir, batulempung dan lapisan penudung berupa batulempung. Sebaran panasbumi diinterpretasi seluas 7.8 km² berada pada area resistivitas rendah yang memanjang dari manifestasi Air Panas Takis, Air Panas Sungai Limau, dan Air Panas Padangbaru.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-06-03
Section
Articles