PERAMALAN HARGA EMAS DI INDONESIA TAHUN 2014-2019 DENGAN METODE ARIMA BOX-JENKINS

Main Article Content

Djami Ronald John
Sannly Joanne Latupeirissa

Abstract

Abstrak: Emas merupakan logam mulia yang sering dijadikan sebagai alat tukar dalam perdagangan maupun sebagai standar keuangan berbagai negara. Nilai emas yang tidak pernah mengalami penyusutan membuat pelaku bisnis atau masyarakat sering memilih emas untuk berinvestasi. Bagi sebagian masyarakat yang ingin berinvestasi jangka panjang, emas merupakan salah satu pilihan yang cukup menjanjikan karena harga emas akhirakhir ini terus mengalami kenaikan. Salah satu pengetahuan penting dalam berinvestasi emas adalah peramalan harganya. Peramalan harga emas diperlukan bagi investor untuk mengetahui kecenderungan harga emas di masa datang. Model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) adalah model yang secara penuh mengabaikan independen variabel dalam membuat peramalan. ARIMA menggunakan nilai masa lalu dan sekarang dari variabel dependen untuk menghasilkan peramalan jangka pendek yang akurat. Model yang didapat dalam penelitian ini adalah ARIMA(1,1,1) dengan koefisien parameternya adalah φ1 = 0,7880, θ1 = 0,9855 dan β0 = 0,5445.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles