Respons Benih Kopi Tuni (Coffea canephora) pada Fase Pembibitan pada Kondisi Defisit Air Kapasitas Lapang

  • Ilyas Marzuki Pascasarjana UNPATTI
  • Fransin Polnaya Fakultas Pertanian Universitas Pattimura
  • Fajrin .
Keywords: Kapasitas lapang, defisit air, kopi Tuni, rehidrasi

Abstract

Penelitian ini mengkaji respons perkecambahan dan pertumbuhan bibit kopi Tuni (Coffea canephora sp.) pada kondisi defisit air kapasitas lapang (KL). Dua faktor/perlakuan yang diuji, persentase defisit air KL dan interval pemberian air rehidrasi. Defisit air diberikan empat taraf:  100% KL, 75% KL, 50% KL, dan 25% KL, sementara pemberian air rehidrasi diberikan tiga taraf : interval 5, 7, dan 9 hari. Kombinasi perlakuan  ditata menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defisit air KL pada fase perkecambahan berpengaruh signifikan terhadap Daya berkecambah benih dan panjang akar, tetapi tidak signifikan terhadap panjang hipokotil. Pada fase bibit, defisir air KL dan frekuensi rehidrasi termasuk interaksinya tidak berpengaruh terhadap pertambahan tinggi bibit, luas daun, dan laju pertambahan tinggi bibit. Namun demikian, laju pertambahan luas daun secara signifikan dipengaruhi oleh interaksi antara Defisit air KL dan Frekuensi rehidrasi. Disimpulkan bahwa defisit air hingga 100% KL selama periode perkecambahan (selama dua bulan) justeru memperbaiki daya berkecambah benih kopi Tuni, namun tidak pada fase bibit.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-10-20
How to Cite
Marzuki, I., Polnaya, F., & ., F. (2023). Respons Benih Kopi Tuni (Coffea canephora) pada Fase Pembibitan pada Kondisi Defisit Air Kapasitas Lapang. AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman, 12(2), 185-192. https://doi.org/10.30598/ajibt.v12i2.10929