PENGUATAN LITERASI LINGKUNGAN DAN KEAMANAN PANGAN LAUT BAGI IBU-IBU MAJELIS TAKLIM DAARUNNA’IM DESA WAYAME
Abstract
Rendahnya literasi masyarakat mengenai pencemaran lingkungan pesisir dan keamanan pangan laut berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan serta memperburuk kualitas lingkungan, terutama di kawasan Teluk Ambon. Ibu-ibu Majelis Taklim merupakan kelompok strategis dalam membentuk perilaku keluarga sehingga perlu dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan dan konsumsi pangan laut yang aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan dan keamanan pangan laut bagi ibu-ibu Majelis Taklim Daarunna’im Desa Wayame. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi mencakup sumber dan jenis limbah berbahaya, dampak pencemaran terhadap ekosistem pesisir dan kesehatan manusia, serta perilaku rumah tangga yang ramah lingkungan. Kegiatan diikuti oleh 23 peserta (lebih dari 90% undangan) dengan antusiasme yang tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan tingkat pemahaman peserta dari 14,49% pada pre-test menjadi 98,55% pada post-test. Peningkatan juga terjadi pada pemahaman mengenai jenis limbah berbahaya, dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan, serta penggunaan plastik secara bijaksana. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta memperkuat peran ibu-ibu sebagai agen edukasi lingkungan dalam mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir dan keamanan pangan laut.
Downloads
Copyright (c) 2026 Endang Jamal, Sophia Fendjalang, Bethsy J. Pattiasina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1_(1).png)









