Analisis Dampak Galian C Pada Lingkungan Di Desa Benjina Kecamatan Aru Tengah Kabupaten Kepulauan Aru

Analysis of the Environmental Impacts of Class C Mining in Benjina Village, Central Aru District, Aru Islands Regency

  • Sensya Saitian Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura
  • Mohammad Amin Lasaiba, Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura
  • Robert Berthy Riry Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura
Keywords: pertambangan galian C, dampak lingkungan, sosial ekonomi masyarakat

Abstract

Abstrak (Bahasa Indonesia)

Aktivitas pertambangan galian C berupa pasir dan batu di wilayah pesisir Desa Benjina, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru terus meningkat seiring kebutuhan material konstruksi dan pembangunan infrastruktur masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas pertambangan galian C terhadap kondisi lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat sekitar kawasan tambang serta pekerja tambang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya lapangan pekerjaan, berkembangnya jasa transportasi lokal, serta meningkatnya aksesibilitas material bangunan dengan harga yang lebih terjangkau. Harga pasir berkisar Rp200.000–Rp500.000 per kubik, sedangkan batu kerikil berkisar Rp10.000–Rp15.000 per karung. Di sisi lain, aktivitas pertambangan menyebabkan abrasi pantai, sedimentasi perairan, kerusakan jalan desa, meningkatnya debu dan kebisingan lingkungan, penurunan kualitas tanah, serta terganggunya habitat flora dan fauna pesisir. Aktivitas pertambangan juga memengaruhi kenyamanan permukiman dan perubahan pola sosial masyarakat sekitar kawasan tambang. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan rakyat memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, namun berpotensi menurunkan kualitas lingkungan apabila tidak dikelola secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan pemerintah, rehabilitasi kawasan pesisir, dan pengelolaan tambang berbasis lingkungan guna menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir.

Kata kunci: pertambangan galian C, dampak lingkungan, sosial ekonomi masyarakat

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-05-29
How to Cite
Saitian, S., Lasaiba, M. A., & Riry, R. B. (2026). Analisis Dampak Galian C Pada Lingkungan Di Desa Benjina Kecamatan Aru Tengah Kabupaten Kepulauan Aru. Jurnal Pendidikan Geografi Unpatti, 5(1), 91–110. https://doi.org/10.30598/jpguvol5iss1pp59–78
Section
Articles