Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Kejadian Sindrom Dispepsia pada Siswa SMA di Desa Laha Kota Ambon

Level of Knowledge and Incidence of Dyspepsia Syndrome in High School Students at Laha Village, Ambon City

  • Filda Vionita Irene de Lima Departement Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura
  • Is Asma'ul Haq Hataul Faculty of Medicine, University of Pattimura
  • Rachmawati Dwi Agustin Faculty of Medicine, University of Pattimura
  • Lidya Bethsi Evangeline Saptenno Faculty of Medicine, University of Pattimura
  • Dian Qisty Faculty of Medicine, University of Pattimura
Keywords: High school students, Dyspepsia, GERD

Abstract

Abstract Dyspepsia syndrome is a disorder that is often experienced by adolescents. Dyspepsia in adolescents causes decreased productivity, especially in the learning process due to pain and other complaints that have an impact on the decline in the quality of adolescent learning. At the same time, the decline in the quality of learning will reduce the academic achievement of adolescents and this can affect the quality of adolescents as human resources and the next generation of the nation. The socialization activity of prevention and early treatment of dyspepsia was carried out to increase knowledge and awareness of dyspepsia in high school adolescents in Laha Village-Ambon City, and also to find out the factors that influence the incidence of dyspepsia in high school students in the area. The socialization was carried out at LKMD Laha High School and Angkasa Pattimura Ambon High School. In this activity, the number of possible GERD incidents was found, which is the most common cause of dyspepsia in adolescents with a high percentage of 36.48%. This can be attributed to the low level of student knowledge about dyspepsia. The provision of materials was able to increase the level of student knowledge based on the increase in the average pretest and posttest scores, namely from 44.67 to 88.63. In addition, the average percentage of students with a high level of knowledge also increased from 39.7% to 88.77%. It can be concluded that the socialization provided can improve students' understanding of dyspepsia.

 

Keyword: Adolescents, dyspepsia, GERD

 

Abstrak. Sindrom dispepsia menjadi gangguan yang sering dialami oleh remaja. Dispepsia pada remaja menyebabkan penuruan produktivitas, terutama dalam proses pembelajaran karena rasa nyeri dan keluhan lain yang berdampak pada penurunan kualitas belajar remaja. Pada saat yang sama, penurunan kualitas pembelajaran akan menurunkan prestasi belajar remaja dan hal ini dapat mempengaruhi kualitas remaja sebagai  sumber  daya  manusia  dan generasi penerus  bangsa. Kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan awal dispepsia dilakukan untuk meningkatkan pengetuan dan kewaspadaan terhadap dispepsia pada remaja SMA di Desa Laha, serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian dispepsia pada siswa SMA di daerah tersebut. Sosialisasi dilakukan di SMA LKMD Laha dan SMA Angkasa Pattimura Ambon. Pada kegiatan ini, didapati angka kemungkinan kejadian GERD yang merupakan penyebab dispepsia terbanyak pada remaja dengan persentase cukup tinggi yaitu 36,48 %. Hal ini dapat dikaitakan dengan rendahnya tingkat pengetahuan siswa terntang dispepsia. Pemberian materi yang dilakukan mampu meningkatkan tingkat pengetahuan siswa berdasarkan peningkatan rata-rata nilai pretest dan posttest yaitu dari 44,67 menjadi 88,63. Selain itu, rata-rata persentase jumlah mahasiswa dengan tingkat pengetahuan yang tinggi juga meningkat dari 39,7% menjadi 88,77. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi yang diberikan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang dispepsia.

 

Kata kunci : siswa SMA, Dispepsia, GERD,

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-01-23
How to Cite
de Lima, F., Hataul, I. A., Agustin, R., Saptenno, L. B., & Qisty, D. (2026). Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Kejadian Sindrom Dispepsia pada Siswa SMA di Desa Laha Kota Ambon. KALESANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 8-14. https://doi.org/10.30598/kalesang.2025.2.2.8-14

Most read articles by the same author(s)