Penurunan Risiko Jatuh pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Latihan Keseimbangan di Paralel Bar

Main Article Content

Willy Maun
Maureen J. Paliyama
Marliyati Sanaky
Christiana R. Titaley

Abstract

Abstrak
Stroke non hemoragik merupakan sindrom klinis akibat kelainan saraf otak yang dapat menyebabkan hemiparesis (kelemahan salah satu sisi tubuh). Gangguan tersebut mengakibatkan pasien rentan untuk jatuh sehingga sulit atau terbatas dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan suatu latihan fisik guna menghindari risiko jatuh dan membuat pasien lebih mandiri. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh latihan keseimbangan di paralel bar terhadap risiko jatuh pada pasien stroke non hemoragik di RSUD dr. M. Haulussy Ambon tahun 2017. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember 2017 dan merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain pre experimental one group pretest posttest. Sampel yang diperoleh sebanyak 34 orang dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai p<0,001 (4,54-11,05 IK 97,5%) dengan menggunakan uji Wilcoxon yang artinya terdapat perbedaan rata-rata skor risiko jatuh pada pasien stroke non hemoragik sebelum dan sesudah melakukan latihan keseimbangan di paralel bar. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari latihan keseimbangan di paralel bar terhadap risiko jatuh pasien stroke non hemoragik.
Kata Kunci: latihan keseimbangan, risiko jatuh, stroke non hemoragik

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Maun W, Paliyama M, Sanaky M, Titaley C. Penurunan Risiko Jatuh pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Latihan Keseimbangan di Paralel Bar. PAMERI [Internet]. 1May2020 [cited 23Sep.2020];2(1):26-5. Available from: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/pameri/article/view/1574
Section
Articles