Efek Durasi Penggunaan Masker Kain Terhadap End-tidal Karbon Dioksida Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura

Main Article Content

Razana Awan
Bertha J. Que
Ony W. Angkejaya
Felmi de Lima

Abstract

Abstrak


Masker kain berfungsi untuk melindungi pengguna dari partikel yang terbawa melalui droplet, atau airborne. Penggunaan masker kain dengan jangka waktu yang lebih lama dapat menimbulkan hiperkapnia dengan gejala berupa dyspnea, takikardia, pusing, dan nyeri kepala, yang ditandai dengan kadar CO2 >45. Metode penelitian ini yaitu metode eksperimental, dengan teknik pengambilan simple random sampling, dengan jumlah responden 36 yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kontrol dan perlakuan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test apabila data berdistribusi normal dan mann-whitney jika berdistribusi tidak normal.


Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa pada menit ke-0 nilai p = 0, 864, hasil uji Independent Sample T-Test pada menit ke-30 kelompok kontrol nilai p = 0, 850, kelompok perlakuan nilai p = 0, 851 menit ke-60 kelompok kontrol nilai p = 0,935, perlakuan nilai p = 0,935, menit ke-90 kelompok kontrol nilai p = 0,568, kelompok perlakuan nilai p = 0,569 menit ke-120 kelompok kontrol nilai p = 0,056, kelompok perlakuan nilai p = 0,056. Dari hasil kelima pengukuran tersebut rata-rata nilai p = >0,05 yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada efek dari durasi penggunaan masker kain terhadap end-tidal karbon dioksida dalam waktu 2 jam pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura,dan tidak menunjukan tanda dan gejala yang muncul sebagai efek durasi penggunaan masker kain dalam waktu 2 jam, dengan lima kali pengukuran, yaitu pada menit ke-0, 30, 60, 90 dan 120.


Abstract


Cloth masks serve to protect users from particles carried through droplets, or airborne. The use of cloth masks for a longer period of time can cause hypercapnia with symptoms such as dyspnea, tachycardia, dizziness, and headaches, which are characterized by CO2 levels >45. This research method is an experimental method, with a simple random sampling technique, with 36 respondents divided into two groups, namely control and treatment. Observational data were analyzed using the Independent Sample T-Test if the data was normally distributed and Mann-Whitney if the distribution was not normal.


The results of the Mann-Whitney test showed that at minute 0 the p value = 0.864, the results of the Independent Sample T-Test test at minute 30 the control group p value = 0.850, the treatment group p value = 0.851 minutes to -60 control group p value = 0,935, treatment p value = 0,935, 90th minute control group p value = 0,568, treatment group p value = 0,569 minute 120 control group p value = 0,056, treatment group p value = 0,056. From the results of the five measurements, the average p value = > 0.05, which means there is no significant difference. The test results mean that there is no effect between the duration of using a cloth mask on the end-tidal carbon dioxide.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Awan R, Que B, Angkejaya O, Lima F. Efek Durasi Penggunaan Masker Kain Terhadap End-tidal Karbon Dioksida Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura. PAMERI [Internet]. 7Apr.2022 [cited 15Aug.2022];4(1):51-9. Available from: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/pameri/article/view/6009
Section
Articles