ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI BLANAKAN KABUPATEN SUBANG
Abstract
Pelabuhan Perikanan Pantai Blanakan merupakan salah satu pusat kegiatan perikanan tangkap di Kabupaten Subang yang memiliki peran penting untuk mendukung perekonomian wilayah pesisir, namun pengembangan sektor perikanan tangkapnya di wilayah ini menghadapi berbagai tantangan struktural. Penelitian ini bertujuan mengetahui kebijakan pemerintah daerah yang diterapkan dengan mengukur tingkat efektivitas implementasinya. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner terhadap 30 nelayan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis kebijakan dilakukan dengan mengacu pada enam kriteria indikator William N. Dunn yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Kebijakan memberikan kontribusi terhadap pengelolaan sektor perikanan tangkap, meskipun tetap perlu ditingkatkan supaya hasil yang dicapai dapat lebih optimal. Produksi perikanan tangkap pada tahun 2021 hingga 2024 di Pelabuhan Perikanan Pantai Blanakan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk kondisi di lapangan dan biaya operasional nelayan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya intervensi kebijakan dalam menjaga stabilitas usaha perikanan tangkap. Penilaian berbasis skala Likert menunjukkan indikator pemerataan sebagai yang tertinggi dan indikator kecukupan berada pada posisi terendah. Rekomendasi strategis berdasarkan hasil analisis yaitu penguatan program KUSUKA, optimalisasi distribusi subsidi bahan bakar, penguatan kelembagaan KUD Mina Fajar Sidik, dan regenerasi nelayan.
Kata Kunci: Analisis Kebijakan, Evaluasi Kebijakan, Pelabuhan Perikanan Pantai Blanakan, Pemerintah Daerah, Perikanan Tangkap.
Downloads
Copyright (c) 2026 Shafa Azzahra, Asep Agus Handaka Suryana, Titin Herawati, Ine Maulina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







