KARAKTERISTIK KUANTITATIF AYAM MERAWANG SAMPAI UMUR 4 BULAN

QUANTITATIVE CHARACTERISTICS OF MERAWANG CHICKENS UP TO 4 MONTHS OF AGE

  • Rifqii Alifio Siregar Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Depison Depison Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Ratna Sholatia Harahap Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, Indonesia
Keywords: Body measurements, body weight, Merawang chicken, principal component analysis, regression

Abstract

Ayam Merawang merupakan salah satu sumber daya genetik ayam lokal yang potensial sebagai ayam dwiguna. Karakteristik kuantitatif penting dievaluasi sebagai dasar pengembangan dan seleksi ayam Merawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik sifat kuantitatif ayam Merawang jantan dan betina hingga umur 4 bulan. Data meliputi bobot badan, pertambahan bobot badan, ukuran tubuh, serta penciri ukuran dan bentuk tubuh yang berkorelasi dengan bobot badan. Penelitian ini menggunakan 62 ekor ayam Merawang yang terdiri atas 31 ekor jantan dan 31 ekor betina. Ayam dipelihara sejak umur Day Old Chick (DOC) sampai 4 bulan secara intensif di kandang koloni. Variabel yang diamati meliputi bobot badan umur DOC, 1, 2, 3, dan 4 bulan, pertambahan bobot badan setiap periode, serta ukuran tubuh umur 4 bulan. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test, uji T²-Hotelling, Principal Component Analysis (PCA), korelasi, dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan jantan nyata lebih tinggi (p < 0,05) daripada betina pada seluruh pengamatan, dengan bobot akhir umur 4 bulan sebesar 1641,00 ± 143,00 g pada jantan dan 1391,40 ± 81,00 g pada betina. Analisis komponen utama menetapkan panjang tibia untuk jantan dan panjang dada untuk betina sebagai penciri utama ukuran tubuh, sedangkan tinggi tubuh untuk jantan dan lebar tulang pubis untuk betina sebagai penciri bentuk tubuh. Model regresi linier terbaik untuk menduga bobot badan berbasis ukuran tubuh adalah menggunakan variabel panjang tibia pada jantan dan panjang dada pada betina, dan peubah ini dapat digunakan sebagai indikator praktis penaksiran bobot badan hidup ayam Merawang.

ABSTRACT

Merawang chicken is one of the local poultry genetic resources with potential as a dual-purpose chicken. Evaluating quantitative characteristics is essential as a basis for the development and selection of Merawang chickens. This study aimed to evaluate the quantitative trait characteristics of male and female Merawang chickens up to 4 months of age. The data included body weight, body weight gain, body measurements, as well as body size and shape indicators correlated with body weight. This study used 62 Merawang chickens, consisting of 31 males and 31 females. The chickens were reared intensively in colony cages from Day Old Chick (DOC) age up to 4 months. Variables observed included body weight at DOC, 1, 2, 3, and 4 months of age, body weight gain for each period, and body measurements at 4 months of age. Data were analyzed using independent sample t-test, T²-Hotelling test, Principal Component Analysis (PCA), correlation, and regression. The results showed that the body weight of males was significantly higher (p < 0.05) than that of females across all observations, with a final weight at 4 months of age of 1641.00 ± 143.00 g for males and 1391.40 ± 81.00 g for females. Principal component analysis established tibia length for males and breast length for females as the primary indicators of body size, while body height for males and pubic bone width for females were identified as indicators of body shape. The best linear regression model to predict body weight based on body measurements utilized the tibia length variable for males and breast length for females, and these variables can be used as practical indicators for estimating the live body weight of Merawang chickens.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdu, M., Gushairiyanto, & Depison. (2021). Hubungan bobot telur dengan bobot DOC dan bobot doc dengan bobot badan ayam Sentul generasi pertama (G1). Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 9(3), 279–290. https://doi.org/10.23960/jipt.v9i3.279-290

Alfano, P., Depison, & Erina, S. (2023). Association of growth hormone gene with KUB chicken productivity. Buletin Peternakan, 47(3), 159–167. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v47i3.83902

Budi, M. H. S., Depison, & Gushairiyanto. (2023). Phenotypic performance and the characterization of growth hormone (GH|AluI) in Bangkok chicken breed. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science), 33(1), 99–108. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2023.033.01.012

Depison, Gushairiyanto, & Irmaya, D. (2022). Characterization of phenotype and genetic distance of some of the native chicken strains in Jambi province, Indonesia. Iraqi Journal of Agricultural Sciences, 53(5), 1154–1166. https://doi.org/10.36103/ijas.v53i5.1629

Depison, & Putra, W. P. B. (2023). Teknik Pengukuran Ternak dan Analisis Morfometrik. Jambi: UNJA Publisher.

Depison, D., Puteri, N. I., & Gushairiyanto, G. (2020). Growth patterns, body weight, and morphometrics of KUB chicken, Sentul chicken and Arab chicken. Buletin Peternakan, 44(3), 67–72. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v44i3.57016

Djegho, Y., & Kihe, J. N. (2020). Korelasi fenotipe antara ukuran bagian tubuh dengan bobot badan dari silangan ayam pedaging, kate dan lokal Sabu pada umur dua belas minggu. Jurnal Nukleus Peternakan, 7(1), 51–54. https://doi.org/10.35508/nukleus.v7i1.2260

Erwan, E., Juliantoni, J., Rizky, A., & Fati, N. (2023). Performa ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB) yang diberi sapuring sebagai substitusi ransum komersial. Journal of Livestock and Animal Health, 6(1), 51–56. https://doi.org/10.32530/jlah.v6i1.24

Fitriati, M., Indrijani, H., & Widjastuti, T. (2021). Performa ternak dan kurva pertumbuhan bobot badan galur ayam Sentul warna bulu debu dan kelabu di BPPT Unggas Jatiwangi. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 21(2), 79-86. https://doi.org/10.24198/jit.v21i2.36256

Gultom, L. H. M., Gushairiyanto, & Depison. (2021). Correlation of Sentul chicken body weight at DOC age of 1, 2, and 3 months. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 16(3), 273–276. https://journal.unib.ac.id/jspi/article/view/11179

Harahap, R. S., Gushairiyanto, Nurhayati, Wiyanto, E., Wibowo, S. E., Daulay, W. L., & Depison. (2026). Effects of coconut oil supplementation on growth performance, egg production, and egg characteristics in Merawang chickens. World’s Veterinary Journal, 16(1), 182–190. https://doi.org/10.54203/scil.2026.wvj17

Hastuti, H., Junaedi, & Putra, A. (2021). Hubungan karakteristik morfologi tubuh dengan bobot badan ayam Bangkok jantan. Jurnal Veteriner, 22(3), 360–366. https://doi.org/10.19087/jveteriner.2021.22.3.360

Irmaya, D., Depison, & Ardiantoro, A. (2024). The quantitative characteristics of cross-bred native chicken (Sentul x Arab chicken and Merawang x Arab chicken). Buletin Peternakan, 48(2), 161–165. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v48i3.89400

Irmaya, D., Depison, & Gushairiyanto. (2021). Quantitative characteristics of Indonesian native chickens at the age of 4 months. Livestock and Animal Research, 19(1), 108–119. https://doi.org/10.20961/lar.v19i1.43150

Isaac, U., Ejivade, O., Ezea, J., & Nosike, R. (2023). Allometric growth models for improvement of size and conformation in crossbred chickens. Acta Scientific Veterinary Sciences, 5(8), 78–84. https://doi.org/10.31080/ASVS.2023.05.0720

Khanza, K. N., Gushariyanto, & Depison. (2021). Hubungan antara karakteristik telur dengan bobot telur dan bobot day-old duck (DOD) dengan bobot badan itik Kerinci pada berbagai tingkat umur. Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan, 7(2), 159–174. https://doi.org/10.24252/jiip.v7v2.22352

Kurnianto, E., Sutopo, S., Purbowati, E., Setiatin, E. T., Samsudewa, D., & Permatasari, T. (2013). Multivariate analysis of morphological traits of local goats in Central Java, Indonesia. Iranian Journal of Applied Animal Science, 3(2), 361–367. https://sanad.iau.ir/ar/Journal/ijas/Article/513999?jid=513999

Mariandayani, H. N., Solihin, D. D., Sulandari, S., & Sumantri, C. (2013). Keragaman fenotipik dan pendugaan jarak genetik pada ayam lokal dan ayam broiler menggunakan analisis morfologi. Jurnal Veteriner, 14(4), 475–484. https://www.cabidigitallibrary.org/doi/full/10.5555/20143016754

Masir, U., Effendi, S., & Suparmin, Y. (2023). Pengukuran morfometrik ayam lokal sebagai seleksi parameter performa ternak ayam pedaging. In Prosiding Seminar Nasional Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, 4, 132-137. https://doi.org/10.51978/proppnp.v4i0.434

Muhammad, M., Depison, D., Gushairiyanto, G., & Harahap, R. S. (2025). Association of gene growth hormone (GH) diversity with quantitative characteristics of crossing merawang chickens with Arabic chickens. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science), 35(1), 10–22. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2025.035.01.2

Nur, A. M., Putranto, H. D., Nurmeiliasari, Brata, B., Suharyanto, & Sutriyono. (2022). Komparasi ukuran morfometrik pada tiga jenis ayam domestik (ayam Burgo, ayam Ketarras, dan ayam Kampung) jantan di Bengkulu. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 11(2), 177-181. https://doi.org/10.31186/naturalis.11.2.24222

Nuraini, Hidayat, Z., & Yolanda, K. (2018). Performa bobot badan akhir, bobot karkas serta persentase karkas ayam Merawang pada keturunan dan jenis kelamin yang berbeda. Sains Peternakan, 16(2), 69. https://doi.org/10.20961/sainspet.v16i2.23236

Nuraini, & Hidayat, Z. (2017). Bobot komponen karkas dan non-karkas pada ayam Merawang generasi pertama (G1) dan kedua (G2) dengan jenis kelamin yang berbeda. Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan V: Teknologi Dan Agribisnis Peternakan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan, 257–263. http://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/471

Pagala, M. A., Aku, A. S., Badaruddin, R., & Has, H. (2018). Karakteristik fenotip dan genotip gen GH (growth hormone) pada ayam tolaki. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 5(3), 1–4. https://doi.org/https://doi.org/10.33772/jitro.v5i3.4705

Papilaya, B. J., & Rajab, R. (2023). Pertumbuhan beberapa galur ayam lokal fase starter yang dipelihara pada kandang slat dan litter. Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia, 8(2), 123-130. https://doi.org/10.32503/fillia.v8i2.4065

Prawira, R., Depison, Gushairiyanto, & Erina, S. (2021). Hubungan morfologi telur dengan bobot telur dan bobot DOC dengan bobot badan ayam Kampung F1. Jurnal Ilmu Peternakan Terapan, 5(1), 19–30. https://doi.org/10.25047/jipt.v5i1.2728

Putri, A. B. S. R. N., Gushairiyanto, & Depison. (2020). Bobot badan dan karakteristik morfometrik beberapa galur ayam lokal. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 7(3), 256–263. https://doi.org/10.33772/jitro.v7i3.12150

Putri, A. B. S. R. N., Gushairiyanto, & Depison. (2021). Karakteristik kuantitatif dan jarak genetik beberapa galur ayam lokal. Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis, 11(2), 99–106. https://doi.org/10.46549/jipvet.v11i2.110

Rahayu, F. F., Depison, & Gushairiyanto. (2019). Performance of Kampung Super chicken and Bangkok chicken first generation (G1) until the age of 12 weeks. Livestock and Animal Research, 19(3), 326–336. https://doi.org/10.20961/lar.v19i3.52535

Rajab, R. (2019). Bobot badan dan pertambahan bobot badan ayam kampung periode starter pada ketinggian tempat berbeda. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 3(1), 107-113. https://doi.org/10.30598.jhppk. 2019.3.1.107

Rajab, R., Horhoruw, W. M., & Samal, F. F. (2022). Karakteristik morfobiometrik ayam kampung di Kecamatan Huamual berdasarkan jenis kelamin berbeda. Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan, 8(1), 20-33. https://doi.org/10.24252/jiip.v8i1.20380

Samiun, M., Depison, & Gushairiyanto. (2023). Karakteristik kuantitatif hasil persilangan ayam kampung super dengan ayam Arab sampai umur 2 bulan. Majalah Ilmiah Peternakan, 26(2), 101–109. https://doi.org/10.2483/MIP.2023.v26.i02.p06

Sari, M., Depison, Gushairiyanto, & Wiyanto, E. (2021). Hubungan bobot telur dengan bobot tetas dan bobot tetas dengan bobot badan ayam Merawang G1 sampai umur 4 bulan. Jurnal Peternakan, 18(2), 147–159. https://doi.org/10.24014/jupet.v18i2:13769

Sidik, W. H., Depison, & Gushairiyanto. (2024). Asosiasi keragaman gen growth hormone (GH) dengan karakteristik kuantitatif pada ayam KUB menggunakan metode PCR-RFLP. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 12(3), 236–257. https://doi.org/10.23960/jipt.v12i3.p236-257

Siegel, P. B., & Honaker, C. F. (2025). Sexual dimorphism for juvenile body weight in chickens divergently selected for 8-week body weight. Frontiers in Physiology, 15, 1534334. https://doi.org/10.3389/fphys.2024.1534334

Sitanggang, E. N., Hasnudi, & Hamdan. (2016). Keragaman sifat kualitatif dan morfometrik antara ayam kampung, Ayam Bangkok, Ayam Katai, Ayam Birma, Ayam Bagon dan Magon di Medan. Jurnal Peternakan Integratif, 3(2), 167–189. https://doi.org/10.32734/jpi.v3i2.2753

Talebe, Y. B., Hoda, A., & Utami, S. (2021). Analisis fenotipe, pendugaan bobot tetas dan bobot hidup umur 8 minggu pada seleksi ayam kampung (Gallus gallus domesticus). Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan, 7(1), 32–46. https://doi.org/10.24252/jiip.v7v1.20047

Unutio, E., Hamdan, & Wahyuni, H. T. (2015). Analisis regresi dan korelasi antara seleksi bobot badan fase starter terhadap produksi ayam ras petelur tipe medium. Jurnal Peternakan Integratif, 3(2), 190–200. https://doi.org/10.32734/jpi.v3i2.2754

Wahyudi, I., Depison, & Erina, S. (2022). Karakteristik telur dan DOC ayam bangkok generasi pertama (G1). Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 12(3), 191–202. https://doi.org/10.46549/jipvet.v12i3.240

Wahyuni, Depison, & Gushariyanto. (2022). Comparison of productivity of Sentul and kampung chickens until the age of 3 months in the first generation selection population (G1). Buletin Peternakan, 46(1), 23–30. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v46i1.67045

Zubair, A. K., & Leeson, S. (2019). Compensatory growth in the broiler chicken: a review. World’s Poultry Science Journal, 52(2), 189–201. https://doi.org/10.1079/WPS19960015

Published
2026-09-17
How to Cite
Siregar, R. A., Depison, D., & Harahap, R. S. (2026). KARAKTERISTIK KUANTITATIF AYAM MERAWANG SAMPAI UMUR 4 BULAN. Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak Dan Tanaman, 14(2), 143-153. https://doi.org/10.30598/ajitt.2026.14.2.143-153