PENENTUAN MAXIMUM ACCEPTABLE WEIHGHT LIMIT (MAWL) UNTUK DURASI KERJA SINGKAT DENGAN PENDEKATAN BIOMEKANIK

  • Rapiah Sarfa Marasabessy Universitas Darusalam Ambon
Keywords: MAWL, RWL, antropometri, biomekanika, gaya tekan (fc)

Abstract

Manual Material Handling (MMH) merupakan kegiatan pengangkatan material yang dilakukan secara manual. MMH memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam penanganan beban – beban ringan bila dibandingkan dengan penanganan material menggunakan alat. Namun, MMH teridentifikasi dapat  menimbulkan cedera pada otot rangka (musculoskeletal disorders). Untuk meminimalisasi terjadinya  cedera pada otot rangka, National Institut of Occupational Safety and Health (NIOSH)
merekomendasikan sebuah persamaan pembebanan yaitu Recommended Weight Limit (MAWL). Persamaan ini dibuat berdasarkan data pekerja wanita Amerika sehingga dalam penggunaannya di Indonesia, perlu diadakan penyesuaian karena terdapat perbedaan antropometri antara orang Indonesia dengan orang Amerika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan batas beban maksimum berdasarkan antropometri pekerja wanita Indonesia. Pendekatan yang digunakan untuk menentukan batas beban maksimum dalam penelitian ini adalah pendekatan biomekanik dengan menggunakan data MAWL penelitian sebelumnya yang menggunakan pendekatan psikofisik dan fisiologi. Secara biomekanik
MAWL yang menggunakan MAWL psikofisik merupakan MAWL yang direkomendasikan karena memiliki nilai tekan (fc) tertinngi 2723 N nilai ini lebih rendah dari fc rekomendasi NIOSH yaitu 3400 N.  Sedangkan MAWL yang menggunakan data fisiologi untuk jumlah angkatan tertentu tidak direkomendasikan karena menghasilkan nilai fc lebih tinggi dibandingkan nilai fc rekomendasi NIOSH.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2013-03-04
Section
Articles