PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH GEDEBOG PISANG DI DESA BANGKILING

  • Muhammad Ridho Putra Perdana Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Novi Alisa Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Fathul Jannah Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Siti Nurazizah Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Rusmadi Rusmadi Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Mutiah Mutiah Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Martin Jeremia Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Siti Raihanah Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
  • Harlina Kusuma Tuti Dosen Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan. Indonesia
Keywords: Agricultural waste, Banana pseudostem, Liquid organic fertilizer

Abstract

Banana pseudostem waste in Bangkiling Village, Banua Lawas District, Tabalong Regency, remains underutilized and is generally left to decompose after harvest. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in processing banana pseudostem waste into liquid organic fertilizer (LOF) as an environmentally friendly alternative fertilizer. The activity was conducted on November 8, 2025, involving 15 farmers through counseling sessions, interactive discussions, and hands-on training in LOF production. Evaluation was carried out descriptively through observations of participant attendance, engagement in discussions, and their ability to perform the stages of LOF preparation. The results showed that 100% of participants attended and completed all training activities and were able to practice each stage of LOF production, from material preparation to the fermentation process. Participants were also able to explain the procedures for producing and applying LOF after the training. The program increased participants’ understanding of agricultural waste utilization and encouraged a shift in perception toward banana pseudostem waste, transforming it from a valueless by-product into a useful agricultural resource. Furthermore, participants demonstrated motivation to independently adopt LOF production technology as a means of reducing dependence on chemical fertilizers. Overall, the program proved effective in enhancing community capacity and supporting sustainable agriculture based on locally available resources.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, Z., & Mansur, A. 2024. Pengembangan instrumen evaluasi deskriptif untuk mengukur capaian psikomotorik pada pelatihan pertanian terapan. Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Pengabdian, 8(2), 210–218.

Hasanah, U., Ramadhan, A., & Nurhayati, S. 2020. Pengaruh penggunaan pupuk organik terhadap kualitas tanah dan produksi tanaman. Jurnal Agro Lestari, 12(2), 45–52.

Indrawati, S., Anggoro, D., Sukamto, H., Puspitasari, N., Sungkono, S., Indarto, B., Yuwana, L., & Prajitno, G. 2020. The Effectiveness of the Addition of EM4 and Molasses in Increasing Levels of N, P and K in Environmentally Friendly Liquid Fertilizers Made From Banana Pseudostem. Proceedings of the International Joint Conference on Science and Engineering (IJCSE 2020). https://doi.org/10.2991/aer.k.201124.066.

Khasanan, N. U., & Sutrisno, H. 2021. Community Empowerment with the Making of Liquid Organic Fertilizer from Banana Stem. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 1(4), 136–142. https://doi.org/10.59247/jppmi.v1i4.17.

Kurniawati, E., Nugroho, A., & Prasetyo, B. 2023. Pemanfaatan pupuk organik cair berbahan limbah pertanian untuk meningkatkan produktivitas tanaman hortikultura. Jurnal Agronomi Indonesia, 51(2), 115–123.

Nugroho, F., & Lestari, S. 2024. Rekayasa bioreaktor anaerob sederhana untuk produksi pupuk cair bagi kelompok wanita tani. Jurnal Teknik Pertanian Berkelanjutan, 6(1), 12–19.

Prasetyo, T., & Handayani, R. 2022. Kajian aplikatif mikrob fungsional pasca aplikasi pupuk cair berbasis vegetasi pisang. Jurnal Tanah dan Topoklimat, 14(3), 88–95.

Rahayu, D., & Prabowo, H. 2022. Pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Nusantara, 5(1), 33–41.

Rizal, S., & Hidayat, A. 2021. Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk cair. Jurnal Abdimas Berdaya, 4(2), 77–85.

Santoni, D., Oktapani, B. A., Hidayat, A. R., & Minako, M. 2023. Pemanfaatan limbah batang pohon pisang (Musa sp.) sebagai pembuatan pupuk cair organik dengan aktivator EM4 dan lama fermentasi di Desa Pagar Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 3(1), 109–121. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol3/57.

Setiawan, A., & Lestari, N. 2021. Potensi limbah gedebog pisang sebagai bahan baku pupuk organik cair. Jurnal Teknologi Pertanian Tropis, 8(3), 112–119.

Sutanto, R. 2019. Pertanian organik: Prinsip dan praktik. Yogyakarta: Kanisius. ISBN: 978-979-21-0044-0.

Utami, S., & Salim, F. 2021. Efektivitas metode demonstrasi dalam peningkatan keterampilan petani. Jurnal Abdimas Agro, 6(1), 12–20.

Wahyudi, A., & Saputra, E. 2023. Strategi komunikasi kelompok tani dalam percepatan adopsi teknologi pupuk hayati cair. Jurnal Sosiologi Pertanian Indonesia, 19(2), 75–83.

Wijaya, H. 2020. Efektivitas penyuluhan dalam peningkatan pengetahuan petani. Jurnal Agrisocionomics, 4(3), 121–128.

Wijayanto, D. S., Purwanto, E., & Nugraheni, S. 2023. Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari gedebog pisang sebagai upaya pemanfaatan limbah organik dan pengurangan penggunaan pupuk kimia. Dedikasi: Community Service Reports, 5(2), 45–53. https://doi.org/10.20961/dedikasi.v5i2.73033.

Published
2026-06-16
How to Cite
Perdana, M. R. P., Alisa, N., Jannah, F., Nurazizah, S., Rusmadi, R., Mutiah, M., Jeremia, M., Raihanah, S., & Tuti, H. K. (2026). PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH GEDEBOG PISANG DI DESA BANGKILING. BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 81-90. https://doi.org/10.30598/bakira.2026.7.1.81-90