PENERAPAN MODEL ASSESSMENT FOR LEARNING (AfL) MELALUI SELF ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN IPA FISIKA UNTUK MENGINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL PESERTA DIDIK
Abstract
Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran adalah penilaian atau asesmen. Penilaian yang dilakukan dengan tepat akan meningkatkan efektifitas proses pembelajaran. Informasi penilaian tidak selamanya diperoleh dari guru, namun dapat melibatkan peserta didik didalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tipe one group pretes and posttest design yang bertujuan untuk melihat higher order thinking skill peserta didik sebeleum dan setelah perlakuan dengan assessment for learning (AfL)-self assessment dalam pembelajaran materi gerak lurus. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu sekolah menengah atas di kota Ambon dengan melibatkan 35 orang pada kelas X. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen soal tes uraian higher order thinking skill dan hasilnya dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan uji gain. Berdasarkan hasil analisis memperlihatkan bahwa higher order thinking skill peserta didik setelah pembelajaran terdapat peningkatan dan berada pada kategori rendah. Temuan ini menunjukan bahwa AfL-self assessment mampu memperbaiki proses namun perlu ditunjang dengan strategi mengajar yang tepat.
Downloads
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution license that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works



2





