Studi Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Blok Legok Majalaya Resort Sarongge Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Abstract
Latar Belakang: Capung merupakan kelompok serangga yang digolongkan ke dalam ordo odonata. Capung memiliki bentuk morfologi yang unik dan menarik. Badan dan sayapnya memiliki warna-warni yang dapat memikat mata. Perbedaan warna-warni serta bentuk morfologi pada capung disebabkan adanya perbedaan keadaan habitat, sehingga setiap macam habitat akan memengaruhi keanekaragaman jenis capung di dalamnya. Blok Legok Majalaya di Resort Sarongge merupakan salah satu habitat yang berpotensi sebagai habitat capung. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis capung yang terdapat di Blok Legok Majalaya, yang sekaligus dapat dijadikan sebagai bioindikator kualitas lingkungan.
Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2022 dengan lokasi penelitian di Blok Legok Majalaya. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dengan menggunakan kombinasi metode jelajah atau survey perjumpaan langsung dengan metode TTLTK (Tangkap Tandai Lepas Tangkap Kembali). Capung yang tertangkap kemudian diidentifikasi menggunakan buku Odonata Semarang Raya (2018) dan buku Serangga Terbang Wendit (2013).
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis capung yang ditemukan, yaitu O. sabina, O. pruinosum, O. glaucum, B. contaminata dan P. flavescens. Dengan nilai indeks keanekaagaman shanon-weiner sebesar 1,36 dan indeks kemerataan sebesar 0,34.
Kesimpulan: Nilai indeks kemerataan menunjukkan kondisi komunitas tertekan yang menyebabkan adanya dominansi suatu spesies.
Downloads
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution license that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works



2





