Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Kondom pada Kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Puskesmas Helvetia Medan
Abstract
Perilaku penggunaan kondom adalah kebiasaan individu dalam menjaga kesehatan seksual melalui keputusan menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual. Perilaku ini mencakup pemahaman tentang pentingnya penggunaan kondom, konsistensi dalam penggunaannya, serta kepatuhan terhadap praktik hubungan seksual yang aman. Perilaku penggunaan kondom dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap seseorang. Namun, pengetahuan dan sikap saja tidak cukup untuk membentuk atau mengubah perilaku ini. Diperlukan faktor-faktor lain seperti kemudahan akses terhadap ketersediaan akses kondom, serta pengaruh peer group. Faktor-faktor ini dapat berkontribusi secara positif atau negatif terhadap perilaku penggunaan kondom dalam suatu kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan kondom pada kelompok lelaki seks lelaki (LSL) di Puskesmas Helvetia Medan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling (purposive sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan kondom pada kelompok LSL di Puskesmas Helvetia Medan (ρ = 0,278). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap (ρ = 0,000), ketersediaan akses kondom (ρ = 0,001), dan pengaruh peer group (ρ = 0,011) dengan perilaku penggunaan kondom. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor sikap, akses terhadap kondom, serta dukungan sosial berperan penting dalam membentuk perilaku seksual yang aman pada kelompok LSL. Diharapkan kelompok LSL dapat terus menggunakan kondom sebagai perlindungan dari infeksi menular seksual (IMS). Peningkatan pengetahuan, sikap positif, kemudahan akses kondom, dan dukungan teman sebaya juga penting untuk membentuk perilaku seksual yang aman.
Downloads
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

