Pemanfaatan Metode USLE untuk Penentuan Kawasan Konservasi Lahan di Sub DAS Cihaur
Abstract
Erosi tanah merupakan salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), khususnya pada wilayah dengan topografi curam dan intensitas hujan tinggi seperti DAS Citarum. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi laju erosi dengan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) serta menentukan zonasi kawasan konservasi lahan di Sub DAS Cihaur. Data yang digunakan meliputi faktor erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), penutup lahan (C), serta tindakan konservasi (P), yang dianalisis secara spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis menunjukkan bahwa Sub DAS Cihaur memiliki variasi Tingkat Bahaya Erosi (TBE) dari sangat ringan hingga sangat berat. Sebagian besar wilayah termasuk kategori sangat ringan hingga ringan (±69,4%), sedangkan wilayah dengan kategori berat hingga sangat berat mencakup ±21,5% dari total area, yang umumnya berada di lereng curam dengan penggunaan lahan pertanian terbuka. Zonasi konservasi yang dihasilkan merekomendasikan perlindungan vegetasi alami dan pengendalian alih fungsi lahan pada TBE sangat ringan–ringan, konservasi vegetatif intensif seperti agroforestri, cover crops, dan rotasi tanaman pada TBE sedang, serta konservasi mekanik sederhana, revegetasi prioritas, dan penanaman strip rumput pada TBE berat–sangat berat. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa novelty pada penerapan USLE dalam konteks Sub DAS Cihaur yang belum banyak dikaji sebelumnya. Hasil penelitian tidak hanya menghasilkan prediksi kuantitatif erosi, tetapi juga memberikan dasar aplikatif bagi penentuan kawasan konservasi lahan, sehingga dapat mendukung strategi pengelolaan DAS Citarum Hulu yang berkelanjutan.
Downloads
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

