Pengaruh Kondisi Oseanografi Terhadap Penangkapan Telur Ikan Terbang (Exocoetidae) Kepulauan Tanimbar, Maluku
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi oseanografi fisik meliputi suhu permukaan laut, arus, gelombang, dan klorofil-a dengan tingkat keberhasilan penangkapan telur ikan terbang (Exocoetidae) di Perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga Agustus 2025. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental fishing bersamaan dengan operasi penangkapan aktual oleh nelayan setempat. Data primer yang dikumpulkan terdiri atas rata-rata hasil tangkapan telur ikan terbang yang diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara nelayan di lapangan. Data sekunder terdiri dari beberapa seri data parameter oseanografi, yaitu data suhu permukaan laut, kecepatan arus, ketinggian gelombang, dan konsentrasi klorofil-a yang diperoleh dari laman BMKG dan citra satelit MODIS-Aqua pada laman https://oceancolor.gsfc.nasa.gov/. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bulan Juni 2025 nilai konsentrasi suhu permukaan laut berkisar 27–29°C, kecepatan arus mencapai 0,12–0,17 m/s, dan ketinggian gelombang mencapai 1,3–2,8 m. Rata-rata hasil tangkapan telur ikan terbang sebanyak 38,74 kg/trip. Pada Juli 2025, konsentrasi suhu permukaan laut menurun berkisar 26–28°C, konsentrasi klorofil-a meningkat sebesar 13,3 mg/m³, kecepatan arus 0,16–0,18 m/s, ketinggian gelombang mencapai 1,3–2,1 m. Hasil tangkapan sebesar 37,58 kg/trip. Pada Agustus 2025, kondisi perairan menunjukkan suhu permukaan laut mencapai 26-29°C, kecepatan arus berkisar 0,12–0,17 m/s dan ketinggian gelombang mencapai 1,5–2,4 m. Hasil tangkapan telur ikan terbang selama bulan Agustus 2025 mencapai 40,16 kg/trip.
Downloads
Copyright (c) 2026 Reformasi Reformasi, Asmadin Asmadin, Indrayani Indrayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







