Usaha Kopra Untuk Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Masyarakat Desa Tounussa, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat
The Role of Copra Farming in Meeting the Economic Needs of the Community in Tounussa Village, East Taniwel District, West Seram Regency
Abstract
Indonesia sebagai negara agraris memiliki ketergantungan tinggi pada sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa yang diolah menjadi kopra sebagai sumber pendapatan utama masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran usaha kopra dalam memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat Desa Tounussa, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat secara lebih komprehensif dan terukur.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 30 petani dari populasi sekitar 45 orang dengan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta kelayakan usaha menggunakan Benefit Cost Ratio (B/C).Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kopra menghasilkan pendapatan yang relatif stabil, berkisar antara Rp5.176.500 hingga Rp17.458.000 per tahun, dengan nilai B/C ratio lebih besar dari satu (>1) yang menunjukkan bahwa usaha ini layak dan menguntungkan secara ekonomi. Pendapatan tersebut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga, meliputi pangan, sandang, papan, dan pendidikan, meskipun masih dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar dan skala usaha yang dimiliki petani.Temuan ini menegaskan bahwa usaha kopra tradisional memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi rumah tangga di wilayah pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan efisiensi produksi, penguatan akses pasar, serta pengembangan produk turunan kelapa guna meningkatkan nilai tambah dan ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kata kunci: Usaha kopra, kebutuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat











