PENDAMPINGAN BELAJAR LENTERA: UPAYA MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PAPUA PEDALAMAN

  • Melda Jaya Saragih Universitas Pelita Harapan
  • Tanti Listiani Universitas Pelita Harapan
  • Siane Indriani Universitas Pelita Harapan
  • Oce Datu Appulembang Universitas Pelita Harapan
  • Widiastuti Widiastuti Universitas Pelita Harapan
Keywords: tutoring, learning difficulties, lentera

Abstract

The limited educational opportunities in the interior of Papua prompted the Pelita Harapan Foundation to bring junior high and high school students from the Lentera Papua Pedalaman school to the Lentera Moria School in Tangerang and implement the Lentera Tutoring program for junior high and high school students attending the Lentera Moria School in Tangerang. Their limited initial cognitive skills result in difficulties of learning according to the standard curriculum material at each level. Seeing the high need for tutoring to equalize education, tutoring is provided. This program aims to help students overcome learning difficulties due to differences in cognitive backgrounds and adapt to the national curriculum. The mentoring activities are carried out through active and contextual learning in the subjects of Mathematics, English, and Indonesian. Learning will be conducted on-site after students finish school three times a week for one year. After the tutoring activities, the students' learning abilities have improved, and this tutoring activity needs to be continued. Students can understand school lessons, where students can be helped to overcome their learning difficulties. This program has a positive impact on the readiness of Papuan students to participate in formal learning in a public-school environment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiles-Irarrázabal, R., Valencia-Contrera, M., Pérez‐González, J., & Pérez-Díaz, P. (2026). Emotional intelligence and spirituality in university students: an integrative review. Frontiers in Public Health, 14.

Agustina, I. O., Juliantika, J., & Saputri, S. A. (2023). Peran kegiatan ekstrakurikuler dalam pembinaan dan pengembangan siswa sekolah Dasar. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(4), 86-96.

Efendi, I. N., Fatma, E., Nurmala, F. D., Yulianti, P. T., Mahardika, I. K., Sutarto, S., & Wicaksono, I. (2024). Analisis pertumbuhan dan perkembangan peserta didik terhadap siswa menengah pertama. Biology Education, Sains and Technology, 7(1), 225-231.

Badriah, L., & Pramularso, E. Y. (2024). Analisis Persepsi dan Harapan terhadap Kualitas Layanan Pendidikan di Sekolah Dasar. CERMIN: Jurnal Penelitian, 8(1), 53-63.

Fatah, M., Suud, F. M., & Chaer, M. T. (2021). Jenis-jenis kesulitan belajar dan faktor penyebabnya sebuah kajian komperehensif pada siswa SMK Muhammadiyah Tegal. Psycho Idea, 19(1), 89-102.

Hermansyah, A. K., Sumarsono, A., Rahayu, D. P., & Fredy, F. (2020). Motivasi Tenaga Pengajar Di Pedalaman Papua Dalam Mengajar dan Melanjutkan Studi pada Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Sebuah Kajian Fenomenologis). Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 29(1), 51-63.

Indriani, W. (2024). Peran United Nations Children's Fund (Unicef) dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan di Papua Tahun 2020-2021. Jurnal Sosial-Politika.

Kogoya, A., Waani, F. J., & Paat, C. J. (2023). Dampak Pendidikan terhadap Kualitas anak-anak Pedalaman di Kampung Mundidok Distrik Gome Utara Kabupaten Puncak Provinsi Papua. Jurnal Ilmiah Society, 3(3).

Kusumawati, A. D., & Sutriyono, S. (2018). Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Operasi Aljabar Bagi Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Salatiga. Paedagoria, 9(1), 30-36.

Laia, F. (2023). Pentingnya keteladanan guru pendidikan agama Kristen terhadap pembentukan karakter siswa. Inculco Journal of Christian Education, 3(3), 301-313.

Pong, H.-K. (2021). The cultivation of university students’ spiritual wellbeing in holistic education: longitudinal mixed-methods study. International Journal of Children's Spirituality, 26, 99 - 132.

Riduan, A. (2019). Kualitas Layanan Pendidikan Dasar di Kawasan Terpencil di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Al Iidara Balad, 1(2), 1-9.

Rosita, I. (2022). Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Ketapang Raya. Journal of Classroom Action Research, 4(3), 51-59.

Shasliani. (2020). Upaya Penanganan Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 24 Makassar Tahun 2019. Heritage, Vol. 1 No. 1 (2020): Heritage: Journal of Social Studies, 23–42.

Simbolon, S. E., Murniarti, E., & Simbolon, B. R. (2026). Merajut Asa di Tanah Mutiara Hitam: Analisis Faktor Penghambat dan Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan di Pedalaman Papua. Jurnal Ilmiah Global Education.

Sukiastini, I. G. A. N. K. (2020). Dunia Pendidikan di Wilayah Pedalaman Papua Sebelum dan Setelah Terdampak Covid-19. Syntax Idea, 2(8), 381-388.

Susilawati, S. (2020). Pembelajaran yang menumbuhkembangkan karakter religius pada anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 3(1), 14-19.

Wahyuni, S., Azzura, A., Anjani, L., & Syahputri, N. R. (2023). ANALISIS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP SISWA YANG MENGALAMI KESULITAN BELAJAR DI SEKOLAH DASAR. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(4), 518-523.

Waruwu, T. (2020). Identifikasi kesulitan belajar pada pembelajaran IPA dan pelaksanaan pembelajaran remedial. Jurnal Education and Development, 8(2), 285-285.

Werang, B. R., Wea, D., & Wolomasi, A. K. (2022). Kondisi Kerja Guru Sekolah Dasar Terpencil Indonesia: Studi Kasus Kualitatif di Papua Selatan. Laporan Kualitatif.

Wibowo, A. (2019). Pengawasan Pendidikan Formal untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Perbatasan di Kabupaten Sanggau. Legal Standing: Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 23-38.

Published
2026-09-09
How to Cite
Saragih, M. J., Listiani, T., Indriani, S., Appulembang, O. D., & Widiastuti, W. (2026). PENDAMPINGAN BELAJAR LENTERA: UPAYA MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PAPUA PEDALAMAN. PAKEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 385-394. https://doi.org/10.30598/pakem.6.3.385-394