Efek Inhalasi Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendron) Terhadap Jumlah Sel Spermatid Mencit Jantan (Mus musculus) Yang Diinduksi Stres Akut

Main Article Content

Aldy M Wajabula
Merlin M Maelissa
Halidah Rahawarin

Abstract

Abstrak


Stres mengacu pada peristiwa yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikis seseorang, termasuk dalam proses spermatogenesis. Minyak kayu putih memiliki efek antidepresan yang berperan mencegah agar stres tersebut tidak terus berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberian inhalasi minyak kayu putih terhadap jumlah sel spermatid pada mencit jantan (Mus musculus) yang diberikan paparan stres akut. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan pendekatan post test only control group design. Sebanyak 28 ekor mencit jantan dewasa dipilih secara simple random sampling dikelompokkan dalam empat kelompok, yaitu kelompok kontrol normal (tidak diberikan perlakuan); kelompok kontrol negatif (diberikan paparan stres akut); kelompok kontrol positif (diberikan 0,2 mL alprazolam dan paparan stres akut); kelompok perlakuan (diberikan 0,5 mL minyak kayu putih dan paparan stres akut). Perlakuan stres dilakukan selama enam menit per hari dalam 14 hari. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik one way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan antara setiap kelompok percobaan (p<0,001). Hasil uji lanjut Tukey menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok minyak kayu putih yang diberikan paparan stres dengan intervensi dan kelompok kontrol negatif yang diberikan paparan stres tanpa intervensi (p<0,001). Hal ini membuktikan bahwa minyak kayu putih memiliki efek pencegahan terhadap stres dan mencegah penurunan jumlah sel spermatid.


Abstract


Stress refers to events that can affect a person's physical and psychological condition, including in the process of spermatogenesis. Eucalyptus oil has an antidepressant effect which acts to prevent the stress from continuing. This study aims to determine how the administration of eucalyptus oil inhalation on the number of spermatid cells in male mice (Mus musculus) exposed to acute stress. This research is a true experimental study with a posttest only control group design approach. A total of 28 adult male mice selected by simple random sampling were grouped into four groups, namely the normal control group (no treatment); negative control group (given exposure to acute stress); positive control group (administered 0.2 mL alprazolam and exposure to acute stress); treatment group (given 0.5 mL of eucalyptus oil and exposure to acute stress). Stress treatment was carried out for six minutes per day in 14 days. The results of the study using the oneway ANOVA statistical test showed that there was a difference between each experimental group (p<0.001). Tukey's further test results showed that there was a significant difference between the eucalyptus oil group given stress exposure with intervention and the negative control group given stress exposure without intervention (p<0.001). This proves that eucalyptus oil has a preventive effect on stress and prevents a decrease in the number of spermatid cells.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Wajabula A, Maelissa M, Rahawarin H. Efek Inhalasi Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendron) Terhadap Jumlah Sel Spermatid Mencit Jantan (Mus musculus) Yang Diinduksi Stres Akut. PAMERI [Internet]. 6Jun.2022 [cited 6Dec.2022];4(1):44-0. Available from: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/pameri/article/view/6010
Section
Articles