ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DENGAN PEMBELAJARAN MODEL BRAIN BASEDLEARNING BERBASIS LEARNING MANANGEMENT SYSTEM

  • N R Mumtaz Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • M Asikin Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: Pemecahan Masalah Matematis, Brain Based Learning, Learning Management System

Abstract

Saat ini hampir semua sekolah di Kota Semarang masih ditutup karena angka penyebaran virus Covid-19 masih sangat tinggi, sehingga pembelajaran yang dilaksanakan masih secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebagai akibat dari penggunaan pembelajaran model Brain Based Learning berbasis Learning Management Sys-tem pada kelas eksperimen, dan Pembelajaran Daring Konvensional pada kelas kontrol. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Semarang tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian metode posttest only control design. Hasil penelitian menunjukkan (1) kualitas pembelajaran matematika dengan pembelajaran menggunakan model Brain Based Learning berbasis Learning Management System yang berfokus pada kemampuan pemecahan masalah matematis berkriteria sangat baik. (2) pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning berbasis Learning Management System lebih baik daripada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran daring konvensional. (3) pada kelas eksperimen terdapat 8 siswa yang berkriteria kemampuan pemecahan matematis tinggi, 19 siswa memiliki kemam-puan pemecahan masalah matematis sedang dan 3 siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah ma-tematis rendah, (4) sedangkan untuk kelas kontrol terdapat 4 siswa yang memeiliki kemampuan pemecahan matematis tinggi, 19 siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis sedang dan 7 siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis rendah. Dari kesimpulan diatas bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan model Brain Based Learning berbasis Learning Management System lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah matematis yang menggunakan pembelajaran daring konvensional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 37 Ayat 1.
[2] Zakkia, dkk. “Kemampuan Literasi Matematika Siswa pada Pembelajaran Brain Based Learning”, PRISMA 2019, 2, 34-39, (2019).
[3] Handayani, A., “Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) bagi Siswa Kelas VII MTsN Lubuk Buaya Pa-dang Tahun Pelajaran 2013/2014”, Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 1-6 (2014).
[4] Mariya, D., Mastur, Z., & Pujiastuti, E., “Keefektifan Pembelajaran SAVI Berbantuan Alat Peraga Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah”, Unnes Journal of Mathematics Education, 2(2), 40-47 (2013).
[5] Abdullah, A. A., & Suhartini, S. “Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pembelajaran Statistika Berbasis Pendidikan Politik Di Lingkungan Sekolah”, Jurnal Gantang, 2(1), 1-9 (2017).
[6] National Council of Teachers of Mathematics (NCTM), Principle and Standards for School Mathematics, NCTM, (2000).
[7] Amalludin, S., Pujiastuti, E., & Veronica, R. B., “Keefektifan Problem Based Learning berbantuan fun math book terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII”, Unnes Journal of Mathematics Education, 5(1), 69-76 (2016).
[8] Triana, M., Zubainur, C. M., & Bahrun, “Students’ Mathematical Communication Ability through the Brain-Based Learning Approach using Autograph”, Journal of Research and Advences in Mathematics Education, 4(1), 1-10 (2019).
[9] Muhammad, T., “Perancangan Learning Management System Menggunakan Konsep Computer Supported Collaborative Learning”, Jurnal Produktif, 1, 35-63, Edisi Juli, (2017).
[10] Alonso, F., López, G., Manrique, D., & Viñes, J. M. “An Instructional model for web-based e-learning education with a blended learning process approach”, British Journal of Educational Technology, 36(2), 217-235 (2005).
[11] Jensen, E., Pembelajaran Berbasis Kemampuan Otak: CaraBaru Dalam Pengajaran dan Pelatihan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, (2008).
[12] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, JICA, Bandung, (2013).
[13] Baharun, H. “Penerapan Pembelajaran Active Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Madrasah”, Jurnal Pendidikan Pedagogik, 1(1), (2015).
[14] Haryanto,& Rahmawati, F., “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Brain Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Negeri 34 Bandar Lampung”, Epsilon, 2, (2020).
[15] Danielson, C., The Framework for Teaching Evaluation Instrument. Virginia: Associa-tion for Supervision and Curriculum Development, (2013).
[16] Budiargo, P., & Sopyan, A., “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Pada Brain Based Learning Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional”, Unnes Journal of Mathematics Education Research, 5(1), 40-49 (2016).
[17] Damayanti, T., & Sukestiyarno, Y. L., “Meningkatkan Karakter dan Pemecahan Masalah Melalui Pendekatan Brain-Based Learning Berbantuan Sirkuit Matematika”, Jurnal Kreano, 5(1), 82-90, (2014).
Published
2022-04-20
How to Cite
Mumtaz, N., & Asikin, M. (2022). ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DENGAN PEMBELAJARAN MODEL BRAIN BASEDLEARNING BERBASIS LEARNING MANANGEMENT SYSTEM. Pattimura Proceeding: Conference of Science and Technology, 2(1), 207-214. https://doi.org/10.30598/PattimuraSci.2021.KNMXX.207-214
Section
Articles